Konflik Belasan Tahun Berakhir, PT SLR Salurkan Rp6 Miliar Kompensasi ke Warga Tiga Desa di Lamandau

- Publisher

Rabu, 8 Oktober 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERAHKAN: Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, disaksikan Management PT SLR menyerahkan dana kompensasi dari PT SLR kepada warga setempat, Rabu (8/10/2025).(IST)

SERAHKAN: Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, disaksikan Management PT SLR menyerahkan dana kompensasi dari PT SLR kepada warga setempat, Rabu (8/10/2025).(IST)

NANGA BULIK – Setelah melalui proses panjang dan mediasi intensif, perusahaan perkebunan asal Singapura PT Sawit Lamandau Raya (SLR) akhirnya menyalurkan dana kompensasi kepada warga tiga desa di Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau.

Penyaluran ini menjadi titik akhir dari konflik yang telah berlangsung lebih dari satu dekade antara masyarakat dan pihak perusahaan. Prosesi penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, di Lapangan Bola Desa Kawa, Rabu (8/10/2025), disaksikan jajaran Forkopimda, manajemen PT SLR, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Rizky menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah menepati komitmen untuk memenuhi tuntutan masyarakat, baik berupa kompensasi senilai lebih dari Rp7 miliar untuk enam desa, maupun rencana pembangunan kebun plasma seluas 500 hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita patut bersyukur, perusahaan dan masyarakat akhirnya sepakat untuk menempuh jalan damai. Ini adalah hasil dari niat baik kedua belah pihak yang ingin menyelesaikan persoalan lama dengan cara terhormat,” ujar Bupati Rizky Aditya Putra.

Baca Juga :  Kalteng Siap Implementasi Program Pusat Koperasi Desa Merah Putih di Daerah, Ciptakan Kemandirian Ekonomi Desa

Bupati menegaskan, kerja sama yang harmonis antara dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam membangun Lamandau yang sejahtera dan berkelanjutan.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh dukungan dunia usaha dan partisipasi aktif masyarakat agar pembangunan bisa dirasakan secara adil dan merata,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan manajemen PT SLR, Thomson Siagian, mengungkapkan bahwa pada tahap pertama ini, dana kompensasi disalurkan kepada 650 warga penerima dari tiga desa, yakni Cuhai, Kawa, dan Karang Taba, dengan total nilai mencapai Rp6 miliar.

“Setiap warga menerima kompensasi antara Rp10 juta hingga Rp15 juta, tergantung jumlah penerima di masing-masing desa,” jelas Thomson.

Ia menambahkan, penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai hasil verifikasi data. Tiga desa lainnya — Tanjung Beringin, Sungai Tuat, dan Batu Tambun — masih dalam proses finalisasi dan mediasi untuk penetapan penerima kompensasi.

Baca Juga :  BPSDM Kalteng Gelar Orientasi PPPK Angkatan I Tahun 2025

Pihak perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lamandau yang telah memainkan peran besar dalam proses mediasi dan penyelesaian konflik.

“Kami berterima kasih atas pendampingan dan dukungan Pemkab Lamandau. Berkat peran aktif Bupati dan seluruh jajaran, persoalan ini tidak berlarut-larut dan dapat diselesaikan secara damai,” ucapnya.

Thomson menegaskan komitmen PT SLR untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap, kesepakatan ini menjadi awal baru untuk hubungan yang lebih produktif antara perusahaan dan masyarakat. Kami siap menuntaskan seluruh kewajiban sesuai kesepakatan,” pungkasnya.

Dengan penyaluran kompensasi ini, konflik berkepanjangan antara warga dan perusahaan sawit yang dimulai sejak 2009 resmi berakhir. Suasana haru dan lega tampak menyelimuti acara penyerahan, menandai babak baru hubungan yang lebih harmonis antara masyarakat dan dunia usaha di Bumi Bahaum Bakuba.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 393 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru