Kalteng Pacu Cetak Sawah Baru, Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional

- Publisher

Kamis, 9 Oktober 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANELIS : Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, saat menjadi panelis dalam program CNN Indonesia Newsroom yang digelar di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (8/10/2025).(IST)

PANELIS : Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, saat menjadi panelis dalam program CNN Indonesia Newsroom yang digelar di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (8/10/2025).(IST)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung dan mengawal program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas utama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, mewakili Gubernur H. Sugianto Sabran, saat menjadi panelis dalam program CNN Indonesia Newsroom bertajuk “Bicara Soal Ketahanan Pangan” yang digelar di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Dalam forum tersebut, Edy menegaskan bahwa Kalteng memiliki posisi strategis sebagai salah satu provinsi yang ditunjuk pemerintah pusat untuk melaksanakan program cetak sawah baru dan optimasi lahan. Program ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional serta mendorong terwujudnya swasembada pangan berbasis daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung penuh visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. Kami berkomitmen bekerja bersama seluruh pemangku kepentingan – mulai dari petani, akademisi, hingga mahasiswa – agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegas Edy.

Baca Juga :  Pemkab Lamandau Gelar Gerakan Pangan Murah, Tekan Inflasi dan Ringankan Beban Warga

Menurut Edy, hingga saat ini program cetak sawah di Kalteng telah menunjukkan kemajuan signifikan dengan capaian realisasi lebih dari 53 persen dari target 71 ribu hektare. Proses pembukaan lahan dilakukan bertahap dengan menggandeng pihak ketiga, sementara kegiatan optimasi lahan seluas 4.000 hektare kini telah siap ditanami.

“Kami terus mempercepat tahapan pembukaan lahan agar target yang ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal. Sinergi lintas sektor menjadi kunci, dan kami optimistis hasilnya akan memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan nasional,” ujar Edy.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan pesan Gubernur H. Agustir Sabran agar seluruh masyarakat Kalteng turut berperan aktif dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan, kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat harus dijawab dengan kerja nyata dan kolaborasi di lapangan.

“Gubernur berpesan agar seluruh masyarakat bersatu mendukung program ini. Kepercayaan pusat adalah amanah besar yang harus dijaga dengan hasil konkret agar Kalteng benar-benar menjadi lumbung pangan nasional,” imbuhnya.

Baca Juga :  Wagub Kalteng Desak Pemerintah Pusat Tinjau Ulang Skema Dana Transfer dan DBH, Keadilan Fiskal Harus Dirasakan Daerah

Edy juga mengakui adanya tantangan teknis di lapangan, terutama terkait karakteristik lahan Kalteng yang didominasi rawa dan gambut, berbeda dengan kondisi agraris di Pulau Jawa. Oleh karena itu, pemerintah daerah telah melakukan Survei Investigasi Desain (SID) secara mendalam untuk memastikan lahan yang tidak sesuai peruntukan tidak digarap, demi menjaga keseimbangan ekosistem dan kearifan lokal.

“Kami tidak ingin ketahanan pangan dicapai dengan mengorbankan kelestarian lingkungan. Karena itu, setiap pembukaan lahan dilakukan berdasarkan kajian ilmiah yang matang,” jelas Edy.

Sebagai langkah percepatan, Pemprov Kalteng kini melibatkan berbagai unsur – mulai dari kelompok tani (Gapoktan), mahasiswa, swasta, hingga lembaga riset – dalam pelaksanaan program. Pemerintah daerah juga telah membentuk Satuan Pangan Daerah sebagai unit khusus penggerak program cetak sawah dan optimasi lahan.

“Satuan Pangan menjadi ujung tombak kami dalam mengawal program ini di lapangan. Mahasiswa dan kelompok tani turut dilibatkan agar semangat kolaborasi tumbuh dari bawah,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom/diskominfosantik)

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB