PALANGKA RAYA – Untuk memastikan kesiapan arus mudik lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H.Agustiar Sabran didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng Yulindra Dedy dan General Manager Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut Mohamad Adiwiyatno melakukan peninjauan ke Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Sabtu (22/3).
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng Yulindra Dedy mengatakan jumlah penumpang yang berangkat dan tiba akan mengalami lonjakan dari hari biasanya. Prediksi puncak arus mudik di Bandara Tjilik Riwut adalah pada tanggal 28 Maret 2025 dan diperkirakan jumlahnya sekitar 3.000-an penumpang.
“Kami memprediksi puncaknya arus mudik itu dihari Jumat, dan menurunkan informasi ada sekitar 3.000 penumpang yang akan berangkat lewati Bandara Tjilik Riwut,” ucap Yulindra.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara untuk puncak arus balik, adalah tanggal 7 April 2025 dan jumlahnya juga kisaran di atas 3.000 penumpang, Sebagai informasi, saat ini pergerakan penumpang di Bandara Tjilik Riwut, baik yang berangkat maupun datang, rata-rata di 2.000 lebih penumpang.
“Pemerintah Provinsi Kalteng dan pemangku kepentingan lainnya benar-benar mempersiapkan arus mudik tahun ini agar berjalan lancar dan aman. Sarana prasarana penunjang lainnya juga disiapkan, mulai dari personel untuk pelayanan penumpang hingga yang lainnya, hal itu untuk menunjang arus mudik maupun arus balik nantinya,” ujar Yulindra.
Selain memastikan kesiapan angkutan mudik di transportasi udara, Dirinya beserta Gubernur belum lama ini juga memantau kesiapan jalan yang dilewati para pemudik, yaitu Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar Kota Palangka Raya.
“Saya beserta Gubernur juga belum lama ini melakukan pemantauan pemeliharaan jalan amblas atau berlubang yang diselesaikan sebelum H-10 Lebaran, hal itu kita lakukan untuk menjaga kemantapan jalur lintas arus mudik dan balik,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)








