Kadis Kesehatan Kalteng: Ada Beberapa Poin Penting dalam Mewujudkan Masyarakat yang Lebih Sehat dan Sejahtera

- Publisher

Selasa, 27 Agustus 2024 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama

Foto Bersama

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng melalui Dinas Kesehatan Prov. Kalteng menggelar acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Prov. Kalteng Tahun 2024, bertempat di Swiss-Bellhotel Danum Palangka Raya, Selasa (27/8/2024). Tema yang diusung pada Rakerkesda yaitu “Penguatan Transformasi Kesehatan menuju Indonesia Emas dan Kalteng Makin Berkah,” yang sangat relevan dengan tantangan dan kebutuhan yang dihadapi saat ini, dimana kesehatan adalah pilar utama dalam pembangunan, dan layanan kesehatan yang berkualitas adalah hak dasar setiap warga negara.

Rapat dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul mewakili Gubernur Kalteng. Saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng, Kadinkes Suyuti Syamsul menyampaikan Puskesmas di Kalteng yang telah teregistrasi berjumlah 204 buah, dan semuanya telah terakreditasi. Saat ini antara rumah sakit dan puskesmas yang ada di Kalteng 91,17 % telah terdaftar dalam aplikasi Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE).
Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan data pada aplikasi komunikasi data Kementerian Kesehatan, puskesmas rawat inap sebanyak 87 unit, dan puskesmas non rawat inap 117 unit. Kemudian untuk data puskesmas keliling berjumlah 54 unit. Jumlah posyandu di Kalteng berdasarkan data pada aplikasi komunikasi data Kementerian Kesehatan tahun 2024 sebanyak 2.569 unit dan ke depannya akan dibina untuk mendukung transformasi layanan primer di tingkat Desa/Kelurahan, maka seluruh posyandu akan dijadikan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) dengan fokus layanan pada seluruh sasaran siklus hidup. Sedangkan rasio posyandu per 100 balita pada tahun 2024 sebesar 0,95.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Beri Bimtek Pelaku Usaha, Bantu Sosialisasi Perizinan Berbasis Digital OSS - RBA

Dalam kesempatan tersebut, Suyuti Syamsul menekankan beberapa poin penting yang harus diperhatikan bersama, yaitu peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan dengan memastikan bahwa semua lapisan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah terpencil, memiliki akses yang memadai ke layanan kesehatan berkualitas. Ini termasuk penguatan infrastruktur kesehatan dan peningkatan kapasitas tenaga medis. Kedua, peningkatan program kesehatan masyarakat yakni pencegahan adalah kunci dalam mengurangi beban penyakit. Kita harus memperluas program kesehatan masyarakat, seperti imunisasi, pencegahan penyakit tidak menular, dan promosi gaya hidup sehat.

Ketiga, pemanfaatan teknologi dan inovasi kesehatan dimana dalam era digital ini, pemanfaatan teknologi untuk telemedicine dan sistem informasi kesehatan harus dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan kesehatan. Keempat, pemberdayaan masyarakat yakni harus mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga kesehatan mereka sendiri, melalui program-program promotif dan preventif yang melibatkan peran serta masyarakat.

Terakhir, kolaborasi antar sektor. Masalah kesehatan sering kali memerlukan pendekatan yang menyeluruh. Oleh karena itu, kolaborasi antara sektor kesehatan dengan sektor lain, seperti pendidikan, ekonomi, dan lingkungan, sangat penting untuk mencapai kesehatan masyarakat yang optimal.

“Kita harus mengakui bahwa tantangan kesehatan tidak hanya terletak pada penyakit, tetapi juga pada determinan sosial kesehatan yang lebih luas. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dan semua pemangku kepentingan adalah kunci dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera“, tuturnya.

Ia berharap melalui rapat kerja ini dapat menghasilkan rencana aksi yang konkrit dan komprehensif untuk memperkuat sistem kesehatan.

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB