Insentif Tokoh Agama dan Aparat Wilayah Diverifikasi, Pemprov Kalteng Pastikan Hanya Jabatan Aktif yang Menerima

- Publisher

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/Foto Leonard S. Ampung

IST/Foto Leonard S. Ampung

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mulai melakukan verifikasi menyeluruh terhadap data calon penerima insentif bagi sejumlah jabatan keagamaan dan kemasyarakatan di seluruh wilayah Kalteng.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa pendataan awal telah tersedia, namun saat ini tengah dilakukan pencocokan ulang guna memastikan keabsahan dan keaktifan jabatan di lapangan.

“Data awal sudah ada, mulai dari ustaz dan ustazah, marbot, pendeta, pastor, guru sekolah minggu, mantir, damang, ketua RT dan ketua RW. Sekarang sedang diverifikasi kembali,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurut Leonard, proses verifikasi ini penting agar insentif benar-benar diberikan kepada mereka yang masih aktif menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa insentif tersebut melekat pada jabatan, bukan pada kondisi ekonomi pribadi penerima.

“RT itu jabatan, RW jabatan, Babinsa jabatan, Bhabinkamtibmas jabatan, damang jabatan. Termasuk para ustaz dan tokoh agama lainnya. Semua yang memenuhi kriteria jabatan akan menerima,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa program ini tidak didasarkan pada kategori mampu atau tidak mampu, melainkan sebagai bentuk penghargaan pemerintah atas peran strategis para pemangku jabatan dalam menjaga ketertiban, kerukunan, serta pelayanan sosial di tingkat akar rumput.

Baca Juga :  Diskominfosantik Kalteng Raih Peringkat 2 Nasional dalam Amplifikasi Informasi Pemerintah, Bukti Sinergi dan Kinerja Komunikasi Publik yang Kuat

Selain tokoh agama dan tokoh adat, aparat kewilayahan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga masuk dalam daftar penerima insentif. Pemerintah berharap proses verifikasi dapat segera dirampungkan dalam batas waktu yang akan ditentukan, sehingga penyaluran bisa dilakukan tepat waktu.

“Kita targetkan secepatnya, nanti akan ada deadline yang ditetapkan,” pungkas Leonard.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah konkret Pemprov Kalteng dalam memperkuat peran sosial dan menjaga stabilitas masyarakat melalui dukungan langsung kepada para penggerak di tingkat bawah.(nr)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru