Inflasi Ramadan 0,46 Persen, NTP Naik: Ekonomi Kalteng Awal 2026 Tetap Terkendali

- Publisher

Senin, 2 Maret 2026 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPARKAN :  Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, di Ruang Vicon BPS Kalteng saat memaparkan secara resmi dan disiarkan melalui kanal YouTube resmi, Senin (2/3/2026).

PAPARKAN : Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, di Ruang Vicon BPS Kalteng saat memaparkan secara resmi dan disiarkan melalui kanal YouTube resmi, Senin (2/3/2026).

PALANGKA RAYA – Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah merilis Berita Resmi Statistik (BRS) terkait perkembangan ekonomi Kalimantan Tengah pada awal Ramadan 2026. Paparan tersebut disampaikan langsung Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, di Ruang Vicon BPS Kalteng dan disiarkan melalui kanal YouTube resmi, Senin (2/3/2026).

Dalam rilisnya, BPS menyampaikan lima indikator utama, yakni Indeks Harga Konsumen (IHK) Februari 2026, Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2026, Perdagangan Luar Negeri Januari 2026, Pariwisata Januari 2026, serta Jasa Transportasi Januari 2026.

Pada Februari 2026, Kalteng mencatat inflasi sebesar 0,46 persen secara bulanan (month to month). Secara tahunan (year on year), inflasi berada di angka 5,06 persen, sementara inflasi tahun kalender (year to date) sebesar 0,85 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekanan inflasi bulanan terutama dipicu kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,35 persen. Komoditas penyumbang kenaikan harga antara lain daging ayam ras, cabai rawit, ikan nila, beras, serta emas perhiasan.

Adapun secara tahunan, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menjadi kontributor terbesar dengan andil 2,03 persen, didorong kenaikan tarif listrik dan harga emas.

Baca Juga :  Perbaikan Ruang Belajar di Kotim Tetap Jalan Meski Anggaran Terbatas

Dari empat kabupaten/kota IHK di Kalteng, seluruhnya mengalami inflasi. Kabupaten Sukamara mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,76 persen, disusul Kapuas 0,67 persen, Sampit 0,61 persen, dan terendah Kota Palangka Raya sebesar 0,17 persen.

NTP Naik, Kesejahteraan Petani Menguat

Kabar positif datang dari sektor pertanian.

Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2026 meningkat 1,23 persen dibanding Januari menjadi 136,33. Kenaikan ini dipicu meningkatnya Indeks Harga yang Diterima Petani, khususnya subsektor hortikultura yang tumbuh 4,09 persen.

Komoditas seperti karet, kelapa sawit, durian, dan gabah menjadi pendorong utama. Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) juga naik 1,41 persen menjadi 142,37, mencerminkan membaiknya daya beli dan posisi tawar petani.

Di sektor perdagangan luar negeri, nilai ekspor Januari 2026 tercatat US$257,07 juta, turun 33,71 persen dibanding Desember 2025 dan turun 13,56 persen dibanding Januari tahun lalu. Ekspor masih didominasi sektor pertambangan, terutama batu bara dengan kontribusi 82,62 persen. Negara tujuan utama meliputi India, Jepang, dan Korea Selatan.

Sementara itu, impor Januari 2026 sebesar US$0,32 juta, seluruhnya dari sektor nonmigas berupa mesin dan peralatan mekanik asal Malaysia dan Tiongkok. Meski ekspor menurun, neraca perdagangan Kalteng tetap surplus signifikan sebesar US$256,75 juta.

Baca Juga :  Kalteng Siapakan Anggaran Rp 200 Miliar Untuk MBG

Dari sisi pariwisata, perjalanan wisatawan nusantara asal Kalteng pada Januari 2026 mencapai 1.013.301 perjalanan, naik 4,62 persen dibanding bulan sebelumnya. Perjalanan wisatawan tujuan Kalteng juga tumbuh 8,36 persen menjadi 999.644 perjalanan.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang tercatat 43,58 persen, sedangkan hotel nonbintang dan akomodasi lainnya 22,47 persen. Jumlah tamu hotel berbintang mencapai 47.217 orang dan hotel nonbintang 114.080 orang, didominasi wisatawan domestik. Rata-rata lama menginap masing-masing 1,35 malam dan 1,04 malam.

Pada sektor transportasi, angkutan udara melayani 125.548 penumpang dengan 1.366 penerbangan selama Januari 2026. Sementara angkutan laut mencatat 651 kunjungan kapal dengan 29.631 penumpang serta volume barang mencapai 1,40 juta ton.

Secara umum, kinerja ekonomi Kalimantan Tengah pada awal 2026 menunjukkan tren positif. Inflasi relatif terkendali di momentum Ramadan, neraca perdagangan tetap surplus, serta NTP yang meningkat menjadi sinyal membaiknya kesejahteraan petani di daerah ini.(nr)

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB