Gubernur Kalteng Optimis Ciptakan SDM Unggul dengan Anggaran Pendidikan 20,59 Persen dari APBD

- Publisher

Senin, 25 November 2024 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBUTAN : Gubernur Provinsi Kalteng H.Sugianto Sabran saat menyampaikan sambutan pada acara yang digelar pemerintah Provinsi Kalteng belum lama ini. (IST)

SAMBUTAN : Gubernur Provinsi Kalteng H.Sugianto Sabran saat menyampaikan sambutan pada acara yang digelar pemerintah Provinsi Kalteng belum lama ini. (IST)

PALANGKA RAYA- Program-program strategis daerah bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, serta peningkatan dan pengembangan ekonomi, terus menjadi fokus Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Khusus di bidang pendidikan Gubernur Provinsi Kalteng H. Sugianto Sabran  memandang bahwa sektor ini merupakan sektor penting dan strategis dalam mempersiapkan generasi muda Kalteng, untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, memiliki daya saing di era kompetitif saat ini.

Disamping program pemenuhan sarana prasarana utama, pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Pendidikan terus melakukan adaptasi era teknologi, dengan percepatan digitalisasi pada unit satuan pendidikan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Adaptasi era teknologi itu diantaranya dengan penyediaan jaringan internet starlink, juga papan tulis interaktif berbasis digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai program unggulan di sektor Pendidikan tengah berjalan seperti Tabungan Beasiswa (TABE ) Berkah bagi 20 ribu mahasiswa kurang mampu masing-masing sebesar 7,5 juta rupiah, program sekolah gratis bagi 97 ribu siswa SMA,SMK, dan SLB, program kuliah gratis bagi 10 ribu mahasiswa Kalteng pada 32 perguruan tinggi negeri maupun swasta di Provinsi Kalteng.

“Melalui program ini seluruh lulusan SMA maupun SMK di Kalteng dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya, baik di tingkat sekolah menengah hingga perguruan tinggi,” sampai Sugianto di Palangkaraya, Senin (25/11)

Dirinya juga menyebut, bahwa program tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada lagi anak di Provinsi Kalteng yang tidak bersekolah maupun kuliah, dengan alasan terkendala biaya.

Baca Juga :  11 Ribu Personel Alih Kodal, Kodam XXII/Tambun Bungai Resmi Berdiri Perkuat Pertahanan Kalimantan

“Kita sudah hitung dengan cermat, melalui program sekolah dan kuliah gratis ini, orang tua tidak terbebani sehingga anak-anaknya bisa fokus sekolah maupun kuliah, tanpa kekhawatiran masalah biaya, karena sudah ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Kalteng,” ucap Sugianto.

Ia juga mengatakan pada momentum HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 25 November 2024 ini, merupakan tonggak penting bagi kebangkitan pendidikan di Kalteng. Menurutnya sektor Pendidikan merupakan sektor strategis dalam membangun generasi unggul, terlebih Kalimantan Tengah beririsan dengan Ibu Kota Nusantara.

“Pembangunan di bidang Pendidikan ini kita tidak bisa hanya melihat satu sisi pada peserta didik saja, tetapi sarana prasarana serta kesejahteraan guru juga menjadi perhatian serius. Kita mengapresiasi para guru yang bertugas di daerah terpencil dengan memberikan tambahan penghasilan khusus sebesar 3 juta rupiah, dan guru yan bertugas di perkotaan sebesar 2 juta rupiah, serta kenaikan gaji bagi  guru tidak tetap sebesar 3,2 juta rupiah,” ucap Sugianto.

Sebagai informasi, pada jambore pendidikan beberapa waktu lalu telah diserahkan dana BOSDA sebesar Rp 12,7 miliar, 63 unit panel surya senilai Rp 6,1 milyar untuk sekolah yang saat ini belum terjangkau listrik, dan Rp 3 miliar rupiah untuk pemenuhan akses internet melalui pengadaan starlink. Dalam rangka peningkatan kesejahteraan guru, pemprov kalteng juga  telah memprogramkan dan sudah berjalan, yaitu membangun 5000 unit rumah guru Berkah dengan DP nol persen.

Baca Juga :  BPSDM Kalteng Membuka Pelatihan Pekerja Sosial

“Ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah, banyak saya temukan para guru kita belum memiliki rumah hunian yang layak, untuk itu dengan program 5000 unit rumah guru ini diharapkan para pahlawan tanpa tanda jasa ini, bisa menikmati kehidupan yang nyaman dengan memiliki rumah hunian yang layak,” pungkasnya.

Sementara secara terpisah, Plt. Sekretaris  Daerah Provinsi Kalimantan Tengah HM. Katma F. Dirun menaggapi pernyataan beberapa pihak yang menyebut bahwa anggaran sektor pendidikan Pemerintah Provinsi Kalteng tidak mencapai 20 persen dari APBD, ia merasa heran dan mempertanyakan sumber data dari mana yang digunakan.

“Anggaran untuk sektor Pendidikan itu merupakan amanat undang-undang dan merupakan mandatory spending yang harus terpenuhi. Pada tahun 2024 ini APBD Provinsi Kalteng Rp10,2 triliun, artinya 20 persen dari APBD adalah anggaran Pendidikan. Sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.1.4-3740 Tahun 2024 tantang evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Kalteng  tentang Perubahan APBD Provinsi Kalteng Tahun 2024, dinyatakan memenuhi bahkan melebihi yaitu 20,59 persen. Kalo postur anggaran tidak terpenuhi tentu pasti ditolak oleh Kemendagri,” kata Katma.

Dirinya menambahkan bahwa anggaran fungsi Pendidikan tidak hanya bisa dilihat anggaran yang melekat pada dinas teknis, tetapi juga sebagian menyebar ke perangkat daerah lain yang menyelengaran program pendidikan terkait.

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB