Gubernur Kalteng Hasupa Hasundau bersama Komisi III DPR RI, Bangun Sinergi Pemerataan Pembangunan

- Publisher

Kamis, 10 April 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HASUPA HASUNDAU - Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat ramah tamah dengan Komisi III DPR RI.(IST)

HASUPA HASUNDAU - Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat ramah tamah dengan Komisi III DPR RI.(IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran gelar hasupa hasundau (ramah tamah) bersama Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Habiburokhman dan jajarannya, yang menjadi upaya sinergi bersama pemerintah daerah.

Bertempat di Istana Isen Mulang, kunjungan ini diharapkan menjadi kolaborasi yang baik DPR RI bersama pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.

“Penegakan hukum yang adil dan transparan menjadi fondasi penting bagi pemerataan pembangunan dan tumbuhnya iklim investasi, dalam rangka mewujudkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur. Kamis, 10 April 2025.

Pada kesempatan tersebut, Agustiar Sabran mengungkapkan visi misinya “Mengangkat Harkat Martabat Khususnya Masyarakat Dayak dan Umumnya Masyarakat Kalimantan Tengah (Manggatang Utus), Dengan Spirit Kearifan Lokal Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia Menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, Kalteng Bermartabat, Menyambut Indonesia Emas 2045”.

Dengan visi misi tersebut menjadi prioritas pembangunan dengan pemanfaatan sumber daya alam secara optimal, di tengah keberagaman masyarakat yang hidup dalam naungan Huma Betang.

“Penduduk Kalimantan Tengah sangat heterogen, meliputi suku asli Dayak, Jawa, Banjar, Bugis, Sunda, Madura, Flores, Batak dan suku-suku lainnya, yang hidup rukun dan damai,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Uji Mutu Beras SPHP di Gudang Bulog, Pastikan Aman dan Layak Dikonsumsi

Dari segi potensi daerah, Kalimantan Tengah memiliki 11 sungai besar dan panjang pantai mencapai sekitar 750 Kilometer. Begitu pula Taman Nasional Tanjung Puting sebagai konservasi orang utan terbesar di dunia, dan Taman Nasional Sebangau.

Gubernur menambahkan, kekayaan sumber daya alam Kalimantan Tengah yaitu pertambangan, perkebunan, kehutanan, pertanian, sehingga harus dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru