PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) akan mengadakan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2025 pada Kamis, 22 Mei 2025. Kegiatan ini akan berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur Kalteng, dan menjadi momen penting untuk menguatkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rakor tahun ini mengusung tema “Membangun dari Desa Melalui Kemandirian Berbasis Nilai Lokal (Manggatang Utus) Menuju Kalimantan Tengah yang Berkah dan Maju”, sebagai wujud komitmen Pemprov Kalteng dalam mempercepat pembangunan desa dari akar rumput.
Menurut Kepala Dinas PMD Kalteng, H. Aryawan, persiapan pelaksanaan kegiatan telah rampung hampir sepenuhnya. Rakor ini akan diawali dengan prosesi pemberian gelar adat sebagai bentuk pelestarian dan penghormatan terhadap budaya Dayak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara dijadwalkan dihadiri oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran. Selain itu, sejumlah tokoh penting nasional turut diundang, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta para Wakil Menteri dari beberapa kementerian strategis seperti Koperasi, Desa dan PDT, Dalam Negeri, Keuangan, Kesehatan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan, hingga BUMN.
Forum ini juga akan diikuti oleh seluruh jajaran Forkopimda, kepala daerah se-Kalteng, dan perwakilan instansi vertikal lainnya. Tidak kurang dari 1.432 Kepala Desa dari seluruh penjuru Kalimantan Tengah akan hadir, bersama Camat, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh adat seperti Damang.
Rakor ini memiliki sejumlah tujuan strategis, antara lain, Mendorong percepatan pendirian Koperasi Desa Merah Putih di tingkat lokal, sebagai implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Menyatukan visi antara program PKK dan layanan Posyandu di provinsi dan kabupaten/kota.
Selain itu mengintegrasikan sistem hukum adat dengan hukum negara dalam konteks penyelesaian konflik di masyarakat. Memperkuat program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang diinisiasi BNN Kalteng. Dan mendukung program Jaga Desa dari Kejaksaan, sebagai langkah pengawasan pembangunan desa yang transparan dan berkeadilan.
Rangkaian acara akan diisi oleh paparan materi dari narasumber kunci seperti Menko Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Kalteng, Ketua TP-PKK, Kepala Kejati Kalteng, Kepala BNN Kalteng, serta sejumlah pejabat tinggi daerah lainnya.
Dengan terselenggaranya rakor ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap akan terjalin sinergi kuat antara pusat dan daerah dalam memperkuat kapasitas desa melalui pendekatan partisipatif, berbasis nilai kearifan lokal dan ketahanan sosial masyarakat desa. (nr/sekaltengcom)








