Gubernur Kalteng Beri Arahan Penanganan Banjir dan Tanah Longsor, Mitigasi dan Bantuan Kepada Masyarakat

- Publisher

Kamis, 30 Januari 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran.(IST)

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran.(IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran pimpin rapat penanganan bencana banjir dan tanah longsor akibat curah hujan yang tinggi di Kalteng sepanjang Januari 2025 ini.

Rapat tersebut sekaligus membahas penanganan ruas jalan alan rusak di Kabupaten Gunung Mas, yang mengundang unsur Forkopimda dan pemerintah kabupaten kota. Kamis, 30 Januari 2025.

Menurut laporan Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Ahmad Toyib, Selama Januari 2025 banjir terjadi di enam Kabupaten memberikan dampak 8 kecamatan, 18 desa/kelurahan, 4.221 kepala keluarga, 10.476 jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi 29 Januari 2025, banjir terjadi di dua Kabupaten yaitu Barito Selatan dan Kapuas memberikan dampak di dua kecamatan, tujuh desa/kelurahan 3.824 kepala keluarga dan 9.543 jiwa.

“Murung Raya, Gunung Mas, Pulang Pisau Kotawaringin Timur sudah surut, sementara Kapuas dan Barito Selatan belum surut. Hingga 30 Januari 2025 Kabupaten terdampak tidak ada yang menetapkan status keadaan darurat bencana banjir. Saat ini sudah diberikan bantuan evakuasi, Posko pengungsian, bantuan kesehatan,” paparnya.

Baca Juga :  Hadiri Panen Raya Serentak, Gubernur Kalteng Sampaikan Langsung Ucapan Terima Kasih Petani Kepada Presiden

Gubernur Sugianto Sabran turut prihatin atas kondisi masyarakat. Karena selain banjir, Januari 2025 dilaporkan terjadi tanah longsor di 2 Kabupaten yaitu di Kabupaten Gunung Mas dan Pulang Pisau.

“Khusus untuk tanah longsor di Kabupaten Gunung Mas, kita turut prihatin dan berduka mendalam atas korban 2 orang yang sampai saat ini belum ditemukan,” ujarnya.

Sugianto Sabran mengingatkan seluruh Bupati, Pj. Wali Kota dan Pj. Bupati, agar mengambil langkah- langkah cepat dan responsif dalam menangani dampak banjir, baik saat banjir maupun setelahnya, untuk membantu masyarakat.

“Gunakan APBD Kabupaten/Kota untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir, perhatikan peringatan dini dari BMKG dan disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan tanah longsor dan banjir, sebagai mitigasi untuk meminimalisir risiko dan dampak buruk bencana yang mungkin terjadi,” kata Sugianto.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Antusias Hadiri Buka Puasa Bersama Gubernur Kalteng dan Pangdam XII/ Tanjungpura

Ia juga mengimbau agar menjalin koordinasi antara Pemerintah Kabupaten/Kota didukung TNI Polri dan instansi terkait, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mulai dari personel, peralatan, sembako, hingga obat-obatan.

Wakil Gubernur Edy Pratowo, mengatakan perlunya identifikasi persoalan banjir dan tanah longsor yang kerap terjadi, melalui sinergi pemerintah kabupaten kota.

“Kita harus bersikap cepat untuk mengatasi hal ini, tetapi kita juga harus melakukan identifikasi persoalannya, misalnya ada sedimentasi surutnya sungai yang ketika musim hujan terjadi luapan sehingga menggenangi wilayah pemukiman, atau juga terjadi karena jaringan-jaringan irigasi saluran yang macet di pemukiman ini juga langkah-langkah perlu dilakukan oleh kabupaten kota, sinkronisasi penanganan bersama masyarakat,” jelasnya. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru