Gubernur Kalteng Apresiasi “Legenda Batu Bawui” Khazanah Cagar Budaya dari Gunung Mas

- Publisher

Rabu, 26 Februari 2025 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pentas Sendratari Legenda Batu Bawui di UPT Taman Budaya Kalteng.(IST)

Pentas Sendratari Legenda Batu Bawui di UPT Taman Budaya Kalteng.(IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Staf Ahli Ekkeubang Yuas Elko, mengapresiasi pentas Sendratari “Legenda Batu Bawui” yang diselenggarakan oleh Sanggar Bukit Kahias, didukung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah. Rabu, 26 Februari 2025.

Legenda Batu Bawui merupakan cerita rakyat yang diangkat dari Desa Tumbang Miwan Kabupaten Gunung Mas, yang menceritakan kisah seorang lelaki jatuh cinta pada seorang wanita dari alam gaib, terpaksa terpisah takdir karena pelanggaran janji manusia terhadap sebuah aturan.

Ketika pasangan tersebut hendak menikah, sang wanita mengatakan tidak boleh membakar apapun yang menimbulkan bau menyengat. Akan tetapi karena ada warga yang meremehkan aturan/pantangan tersebut bahkan tidak percaya, mereka pun membakar babi dengan tujuan membersihkan bulunya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengetahui ada yang melanggar aturan, sang perempuan pun kecewa dan marah terhadap calon suaminya beserta warga. Ia menyentuh babi tersebut sehingga menjadi Batu Bawui yang bukti fisik terjadinya pelanggaran aturan.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Tekankan Penguasaan Bahasa Asing dan Teknologi: Kunci Daya Saing Generasi muda

Yuas menyambut baik pentas ini sebagai kekayaan budaya Kalimantan Tengah yang diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Ini sangat baik mempertahankan eksistensi kebudayaan bangsa, para pegiat seni dan budaya, Pemerintah provinsi Kalimantan Tengah bersama-sama memberikan pembinaan dan pengembangan seni budaya daerah yang kreatif bagi pariwisata,” ucapnya di UPT Taman Budaya Kalteng.

Kepala Disbudpar Kalteng Adiah Chandra Sari juga mengatakan, banyak agenda seperti pertunjukan seni sepanjang tahun 2025, menjadi tupoksi Disbudpar dalam membina dan mengembangkan kesenian dan budaya.

“Kami melibatkan para pegiat dan pelaku seni sesuai keahliannya meliputi seni tari, musik, dekorasi, properti, pencahayaan dan lain-lain. Pementasan ini bertema legenda rakyat yang diceritakan turun menurun, dianggap sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi dalam legenda terjadi percampuran antara fakta historis dan mitos, yakni seperti Legenda Batu Bawui ini,” tuturnya.

Sementara itu ketua Produksi dari Sanggar Bukit Kahias Maria Magdalena, mengatakan pentas ini berkolaborasi dengan 10 sanggar termasuk sanggar Bukit Kahias.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Sambangi Gunung Mas: Tegaskan Komitmen Pro-Rakyat, Bagikan Sembako Gratis dan Dorong Pendidikan Inklusif

“Ada 13 Penari dan 5 Aktor, sepuluh sanggar berkolaborasi termasuk Sanggar Bukit Kahias, yaitu Sanggar Hagatang Tarung, Sanggar Bawi Bahalap, Sanggar Antang Batuah, Sanggar Sawung Batarung, Sanggar Kahanjak Huang, Dapur Tari Abib Igal, Sanggar Jari Janang Kalalawah, Black Tiger Dance, dan Komunitas Pangka Balinga,” jelasnya.

Pentas ini merupakan antusiasme mengangkat khazanah cerita rakyat, sehingga Maria bersama tim produksi sudah melakukan riset sebelum pentas ini dilaksanakan.

“Ini cerita rakyat dari Gunung Mas, kita riset ke Desa Tumbang Miwan, kunjungan ke cagar budaya bahwa benar ada Batu Bawui di desa. Ini kesempatan kami mengenalkan legenda Batu Bawui dengan sendratari. Adapun narasumber Tony Siantury Tundan, Sutradara Glory Kriswantara, komposer musik Daniel Nuhan, Koreografer Alifia & Kenzu, Lighting Daniel Batuah,” paparnya.

Turut hadir narasumber dari Gunung Mas, Kepala UPT Taman Budaya Wildae D. Binti, Ketua Sanggar yang berkolaborasi, serta masyarakat Kota Palangka Raya. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 351 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru