Gubernur Agustiar Terima BPKP, Laporan Pengawasan Dorong Percepatan Swasembada Pangan Kalteng

- Publisher

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi Wagub Kalteng Edy Pratowo, Plt Sekda Kalteng Leonard S Ampung saat menerima kunjungan Kepala BPKP Ilham Nurhidayat beserta jajaran di Rumah Jabatan Istana Isen Mulang, Jumat (6/3/2026).

TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi Wagub Kalteng Edy Pratowo, Plt Sekda Kalteng Leonard S Ampung saat menerima kunjungan Kepala BPKP Ilham Nurhidayat beserta jajaran di Rumah Jabatan Istana Isen Mulang, Jumat (6/3/2026).

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menerima kunjungan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Tengah, Ilham Nurhidayat, bersama jajaran di Rumah Jabatan Istana Isen Mulang, Jumat (6/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penyampaian Laporan Eksekutif Daerah Semester II Tahun 2025 yang mengangkat tema Handep Hapakat Memacu Pembangunan Pangan Kalteng, sekaligus paparan Policy Brief bertajuk Satu Data Pangan: Fondasi Pembangunan Pangan Berkelanjutan.

Dalam laporan itu, BPKP memaparkan sejumlah hasil pengawasan strategis terkait program swasembada pangan di Kalimantan Tengah. Pengawasan tersebut mencakup percepatan peningkatan produksi pangan untuk mencapai kemandirian daerah, penguatan akses serta distribusi pangan agar lebih terjangkau masyarakat, hingga penguatan tata kelola dan pembiayaan pembangunan sektor pangan.

Selain itu, laporan juga menyoroti pengembangan komoditas sorgum sebagai salah satu strategi diversifikasi pangan. Komoditas ini dipandang berpotensi menjadi pelengkap dalam upaya mengurangi ketergantungan terhadap beras sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Di sisi lain, Policy Brief yang disampaikan BPKP menekankan pentingnya pembangunan Dashboard Pangan Terpadu Provinsi Kalteng. Sistem aplikasi ini dirancang sebagai pusat konsolidasi data pangan yang mampu mendukung pemantauan operasional, analisis kondisi pangan, serta sistem peringatan dini untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas pasokan.

Melalui sistem tersebut, pemerintah daerah diharapkan memiliki dasar pengambilan kebijakan yang lebih akurat dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pangan, serta mendukung keberlanjutan pembangunan sektor pangan di Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Fenomena Awan Berlafaz Allah Iringi Wafatnya KH Ahmad Sam'ani

Dalam pertemuan itu, Gubernur Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Plt. Inspektur, serta Kepala BKAD Provinsi Kalteng. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Provinsi dan BPKP.

“Sinergi yang kuat perlu terus dijaga agar setiap program berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Agustiar.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam memastikan akuntabilitas serta efektivitas pelaksanaan program strategis.

Melalui pengawasan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil, BPKP berharap berbagai program pembangunan di Kalimantan Tengah dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.(nr)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru