DLH Kalteng Dorong Kemandirian Limbah Medis dan Daur Ulang

- Publisher

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DITEMUI: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng, Joni Harta saat ditemui di ruang kerjannya, Jumat (21/3).(IST)

DITEMUI: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng, Joni Harta saat ditemui di ruang kerjannya, Jumat (21/3).(IST)

PALANGKA RAYA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya menangani permasalahan sampah sebagai bagian dari program prioritas daerah. Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam menciptakan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Kepala DLH Provinsi Kalteng, Joni Harta, menegaskan bahwa isu persampahan menjadi perhatian utama, baik di tingkat pusat maupun daerah. Oleh karena itu, berbagai program strategis telah dirancang guna memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Persoalan sampah merupakan salah satu target nasional yang telah ditetapkan Presiden dalam kebijakan pengelolaan lingkungan. Program ini seharusnya sudah bisa dijalankan, namun karena beberapa kendala teknis dan administratif, pelaksanaannya sempat mengalami penundaan,” ujar Joni Harta saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/3).

Salah satu program utama yang mulai diimplementasikan tahun ini adalah pengelolaan sampah medis. Program ini dirancang tidak hanya untuk mengatasi permasalahan limbah medis yang terus meningkat, tetapi juga untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pengelolaan mandiri.

“Saat ini, limbah medis dari rumah sakit di Kalteng masih harus dibuang ke Kalimantan Selatan, yang mengharuskan kita membayar biaya pengolahannya ke daerah tersebut. Jika kita bisa mengelolanya sendiri, maka seluruh rumah sakit di Kalteng akan membayar ke daerah kita, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi pemerintah daerah,” jelas Joni.

Selain limbah medis, DLH Provinsi Kalteng juga terus mendorong pengelolaan sampah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomi. Sampah yang selama ini dianggap sebagai limbah, sebenarnya memiliki potensi untuk didaur ulang menjadi produk yang bernilai guna.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Syukuran dan Perayaan Paskah Kalteng 2025

“Kami ingin memastikan bahwa sampah tidak hanya menjadi beban lingkungan, tetapi juga bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri daur ulang, produk kreatif, hingga energi alternatif. Ini bukan hanya solusi untuk mengurangi volume sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ucap Joni.

Joni Harta menegaskan bahwa DLH akan terus mengembangkan berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah, termasuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat.

“Dengan pendekatan yang terintegrasi, diharapkan Kalteng dapat mencapai sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, ramah lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru