PALANGKA RAYA – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan temu silaturahmi bersama para mitra media di laksanakan di Mahardika Kopi, Kota Palangka Raya Sabtu (17/5). Acara ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus forum terbuka untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah dan pelaku media massa dalam mendukung kemajuan pembangunan daerah.
Kegiatan ini juga mengusung agenda Monitoring dan Evaluasi kerja sama media, dengan tujuan menyerap masukan serta mengevaluasi efektivitas penyampaian informasi publik di tengah masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfosantik Kalteng, Rangga Lesmana, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran media sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut media sebagai “partner strategis” dalam menyebarluaskan pesan-pesan pembangunan dari Gubernur H. Agustiar Sabran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para rekan media yang selalu membuka ruang dialog dan menyampaikan informasi secara objektif. Kolaborasi ini penting agar citra Kalimantan Tengah sebagai daerah yang ramah investasi dapat terjaga,” kata Rangga.
Rangga juga memperkenalkan program unggulan Diskominfosantik yang akan diluncurkan pada 2026, yaitu Kartu Huma Betang Center. Program digital berbasis data ini bertujuan untuk mengefisienkan pendistribusian bantuan sosial, serta mempercepat akses masyarakat terhadap layanan publik, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan.
“Kartu ini akan menjadi identitas digital terpadu yang memudahkan pemerintah dalam memetakan kebutuhan riil masyarakat di lapangan,” tambahnya.
Selain itu, Diskominfosantik juga memperkuat sistem pengaduan publik berbasis digital, dengan membuka kanal-kanal interaktif seperti media sosial, situs web resmi, dan hotline layanan masyarakat yang kini tengah dikembangkan secara terintegrasi.
Dalam hal konektivitas, Rangga mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Mei 2025, sebanyak 247 titik akses Wi-Fi gratis telah tersedia di berbagai wilayah Kalimantan Tengah. Program ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan digital dan mendukung pemerataan informasi hingga pelosok daerah.
Untuk menjawab tantangan infrastruktur listrik di wilayah terpencil, pemerintah daerah juga telah memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai solusi energi alternatif yang cepat dan ramah lingkungan.
Menutup kegiatan, Rangga mengajak seluruh insan pers untuk terus bersinergi dan menjadi penyampai informasi yang konstruktif serta inspiratif.
“Gubernur Kalteng sangat terbuka terhadap kritik. Kritik yang disampaikan dengan niat baik akan menjadi bahan evaluasi berharga untuk perbaikan tata kelola pemerintahan,” tuturnya.
Rangga juga mengungkapkan harapannya agar kolaborasi ini dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang sejahtera, inklusif, dan berdaya saing tinggi. (nr/sekaltengcom)








