Disdik Kalteng: Program 5.000 Rumah Guru Berkah Mencakup Guru Honorer SD dan SMP

- Publisher

Senin, 2 September 2024 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Prov. Kalteng Reza Prabowo menjelaskan, Program 5.000 Rumah Guru Berkah merupakan apresiasi Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran terhadap para guru. Rumah guru ditujukan meningkatkan kesejahteraan bagi guru yang menginginkan rumah. Senin, 8 September 2024.

 

Hal tersebut ia sampaikan dalam bincang bersama Pro 3 RRI Kalimantan Tengah. Program ini berkolaborasi dengan PT. Bank Kalteng, yang mana Gubernur Kalteng berperan sebagai pemegang saham pengendali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Pak Gubernur mampu memberikan kebijakan yang meringankan para guru dalam memiliki rumah, menyiapkan DP 0%, dengan subsidi sebesar Rp10 juta per orang per rumah,” kata Reza.

 

Intervensi kebijakan lain yaitu berlakunya bunga kredit oleh Gubernur melalui Bank Kalteng membuat dua tahun pertama bunga hanya 7%, dan 9% untuk tahun-tahun selanjutnya, yang juga memberikan keringanan grace period selama tiga bulan.

Baca Juga :  Sugianto Sabran Resmi Buka Gebyar UMKM dI Taman Kota Sampit

 

“Dengan ini Guru kita bisa melengkapi perabotan rumah tangga sebelum memulai cicilan, seperti membeli kasur, pendingin ruangan, dan peralatan rumah tangga,” jelasnya.

 

Adapun tipe rumah disiapkan mulai dari tipe 36 hingga 70, disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan guru. Pemerintah Provinsi berharap tipe cluster yang diterapkan akan membentuk pusat-pusat ekonomi baru di 14 kabupaten/kota.

 

Pada awalnya, program ini ditujukan bagi guru SMA, SMK, dan SLB di bawah naungan Pemprov. Dikarenakan meningkatnya animo, sasaran program diperluas untuk guru SD dan SMP dengan total lebih dari 42.000 guru.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan MBG

 

“Meskipun status guru masih honorer, mereka tetap bisa mengikuti program ini terutama jika memiliki usaha tambahan seperti kebun kelapa sawit. Mekanismenya, Bank Kalteng akan menyeleksi kelayakan mereka untuk mendapatkan program ini,” tambahnya.

 

Adapun Program ini mendapat respon positif dari salah satu guru bernama Kristina,dari pedalaman Kabupaten Gunung Mas. Kristina menyebut program 5.000 rumah guru memudahkan kebutuhan tempat tinggal bagi guru yang belum memiliki rumah.

 

Kristina berharap inovasi dan kebijakan ini dapat terus disosialisasikan karena masih banyak guru di pelosok yang belum mengetahui lebih lanjut tentang adanya program ini.

 

“Saya harapkan pemerintah gencar menyosialisasikan agar lebih diketahui guru di pelosok sehingga bisa memiliki hunian sendiri,” harapnya.

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 48 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru