Disdik Kalteng Genjot AI dan STEM 2026, Targetkan “One School One Product” di 400 Sekolah

- Publisher

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/FOTO: Muhammad Reza Prabowo

IST/FOTO: Muhammad Reza Prabowo

PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan arah kebijakan pendidikan tahun 2026 akan difokuskan pada penguatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), coding, dan implementasi Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) secara nyata di sekolah-sekolah.

Penegasan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, dalam lanjutan rapat koordinasi daring bersama para pengawas serta kepala SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) se-Kalimantan Tengah, Sabtu (17/1/2025).

Reza menekankan, penguasaan teknologi digital bukan lagi sekadar pelengkap dalam pembelajaran, melainkan kebutuhan mendesak agar dunia pendidikan di Kalteng mampu beradaptasi dengan dinamika global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau di pusat orang baru bicara konsep STEM, kita di daerah harus sudah bicara implementasi. STEM tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Research Club dan Budaya Riset Siswa

Sebagai langkah konkret, Disdik Kalteng mendorong pembentukan Research Club di setiap satuan pendidikan. Melalui wadah tersebut, setiap sekolah ditargetkan minimal menghasilkan satu riset atau inovasi setiap tahun.

Baca Juga :  Tetap Optimalkan Program Pendidikan Ditengah Keterbatasan Anggaran

Reza menegaskan, riset harus digerakkan oleh peserta didik, sementara guru berperan sebagai pembimbing yang mengarahkan sesuai potensi dan karakter sekolah.

“Yang melakukan penelitian adalah anak-anak. Guru mendampingi dan memastikan prosesnya terarah,” ujarnya.l

Untuk jenjang SMA, kolaborasi lintas mata pelajaran seperti biologi, fisika, dan kimia didorong agar lahir riset berbasis sains yang aplikatif. Sementara itu, Sekolah Khusus (SKH) diharapkan mampu menggali keunikan dan potensi peserta didik sebagai dasar inovasi yang bernilai.

Angkat Potensi Lokal Jadi Inovasi

Reza mencontohkan pentingnya memanfaatkan kekayaan lokal sebagai sumber penelitian. Ia menyebut potensi nanas di Basarang yang dapat dikembangkan menjadi produk inovatif bernilai tambah.

“Dulu gula dari tebu, sekarang bisa dari jagung atau stevia. Bukan tidak mungkin ke depan dari nanas. Jangan pernah ragu untuk berinovasi,” katanya memberi semangat.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Dorong Optimalisasi DBH-DR untuk Karhutla dan Ketahanan Pangan

Ia juga menyoroti pentingnya riset berbasis lingkungan. Salah satu contoh yang disebutnya adalah penelitian siswa yang memanfaatkan air gambut menggunakan sistem katoda dan anoda hingga mampu menghasilkan energi untuk menyalakan lampu. Menurutnya, pendekatan kontekstual seperti ini membuktikan bahwa inovasi bisa lahir dari kondisi sekitar.

Untuk jenjang SMK, riset dan inovasi diarahkan sesuai kompetensi keahlian, mulai dari teknologi jaringan, rekayasa, hingga bidang vokasi lainnya. Disdik bahkan menargetkan konsep one school one product sebagai standar minimal inovasi tahunan.

“Bayangkan jika dari lebih 400 sekolah, masing-masing menghasilkan satu produk setiap tahun. Ini potensi luar biasa untuk mendorong daya saing daerah,” ungkap Reza optimistis.

Melalui penguatan AI, coding, STEM, dan budaya riset berbasis potensi lokal, Disdik Kalteng menargetkan lahirnya generasi yang tidak hanya adaptif terhadap teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi inovatif bagi daerahnya sendiri.(nr)

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB