NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau resmi menyalurkan bantuan pangan berupa beras untuk periode Juni–Juli 2025. Launching program berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Nanga Bulik, Selasa (22/7), dipimpin langsung oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra.
Program ini menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mengurangi beban pengeluaran masyarakat, sekaligus mendukung penanggulangan kemiskinan ekstrem, kerawanan pangan, hingga pencegahan stunting dan gizi buruk.
“Bantuan pangan ini merupakan mandat Presiden melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog. Di Lamandau, sebanyak 2.023 penerima bantuan pangan (PBP) akan mendapatkan beras langsung dari Bulog,” jelas Bupati Rizky.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan, program ini bukan sekadar penyaluran beras, melainkan bagian dari strategi nasional menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memastikan masyarakat tetap memiliki akses pada pangan bergizi.
“Harapannya, bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga kasus kemiskinan ekstrem, gizi buruk, dan stunting bisa ditekan,” ujarnya.
Selain menyasar masyarakat penerima manfaat, Rizky juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap produsen dan konsumen. Dengan ketersediaan beras yang stabil dan harga yang terjangkau, daya beli masyarakat tetap terjaga dan perekonomian daerah tidak terguncang.
“Pemkab Lamandau akan memastikan distribusi bantuan ini transparan, tepat sasaran, dan diawasi secara ketat. Evaluasi berkala juga dilakukan untuk mengukur efektivitas program dalam meningkatkan kesejahteraan warga,” tandasnya.
Tahun 2025, Kabupaten Lamandau mendapat alokasi 2.023 PBP yang tersebar di tujuh kecamatan, yakni, Kecamatan Batang Kawa: 143 PBP, Kecamatan Belantikan Raya: 156 PBP, Kecamatan Bulik: 461 PBP, Kecamatan Bulik Timur: 189 PBP, Kecamatan Delang: 436 PBP, Kecamatan Lamandau: 275 PBP dan Kecamatan Mentobi Raya: 220 PBP
Acara peluncuran turut dihadiri perwakilan Bapanas, Bulog, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat. Suasana penuh semangat dan optimisme terlihat di wajah masyarakat yang berharap bantuan ini benar-benar meringankan beban hidup sekaligus mendukung perbaikan gizi keluarga.
Dengan dukungan pemerintah daerah, kolaborasi antarinstansi, serta partisipasi masyarakat, program bantuan pangan ini diharapkan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan warga Lamandau.(nr/sekaltengcom)








