APBD Kalteng Turun Jadi Rp5,4 Triliun, Pemprov Tetap Prioritaskan Program Pro Rakyat

- Publisher

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOSIALISASI : Gubernur Kalteng H.Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo saat kegiatan sosialisasi program pemerintah daerah di Istana Isen Mulang, Selasa (10/3/2026).

SOSIALISASI : Gubernur Kalteng H.Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo saat kegiatan sosialisasi program pemerintah daerah di Istana Isen Mulang, Selasa (10/3/2026).

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melakukan penyesuaian besar terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai dampak kebijakan efisiensi fiskal. Meski ruang anggaran menyusut cukup signifikan, sejumlah program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat dipastikan tetap berjalan.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengungkapkan bahwa sebelum kebijakan efisiensi diterapkan, APBD provinsi berada di kisaran Rp10,2 triliun. Namun setelah penyesuaian anggaran, nilainya turun menjadi sekitar Rp5,4 triliun.

Menurutnya, penurunan tersebut tentu memengaruhi kemampuan fiskal pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan adanya efisiensi anggaran ini, performa program pembangunan tentu ikut terdampak. Karena itu pemerintah harus menetapkan prioritas yang benar-benar sejalan dengan visi dan misi pembangunan daerah,” ujar Edy saat kegiatan sosialisasi program pemerintah daerah di Istana Isen Mulang, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, dari total anggaran yang tersedia saat ini, sekitar Rp3,8 triliun terserap untuk belanja operasional. Kondisi tersebut membuat ruang anggaran untuk belanja pembangunan menjadi jauh lebih terbatas dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga :  Dinas TPHP Kalteng Menerima Visitasi PPID Utama Dalam Rangka Pembinaan

Walaupun demikian, Pemprov Kalteng tetap berupaya memastikan sejumlah program strategis yang menyentuh kebutuhan masyarakat tetap dilaksanakan. Salah satunya melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan sosial dan ekonomi.

Program ini menggunakan basis data dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial Republik Indonesia, dengan sasaran masyarakat pada kelompok desil 1 hingga desil 5. Pada tahap awal implementasinya, program dijalankan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

Edy menambahkan, kebijakan efisiensi fiskal yang terjadi saat ini juga tidak terlepas dari berbagai faktor eksternal, termasuk dinamika geopolitik global yang turut memengaruhi arah kebijakan fiskal nasional.

Di sisi lain, pembangunan di Kalimantan Tengah juga mendapat dukungan dari berbagai program kementerian melalui balai-balai teknis yang beroperasi di daerah.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Sidak di Kotim: Truk CPO Over Tonase Dihentikan, Perusahaan Terancam Sanksi Berat

“Kita juga mendapatkan dukungan dari berbagai program kementerian melalui balai-balai yang ada di daerah. Ini tentu menjadi tambahan kekuatan untuk mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa pemerintah provinsi tetap berkomitmen menjalankan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia memastikan sejumlah program pro rakyat seperti pasar murah, pangan murah, hingga Kartu Huma Betang Sejahtera tetap menjadi prioritas pemerintah daerah di tengah keterbatasan anggaran.

“Meskipun dengan anggaran yang lebih terbatas, kami tetap berupaya agar pembangunan di Kalimantan Tengah tidak tertinggal dari daerah lain yang memiliki APBD lebih besar,” kata Agustiar.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Gubernur berkomitmen penuh untuk mengabdikan diri kepada masyarakat Kalimantan Tengah melalui kebijakan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan pemerataan manfaat pembangunan.(nr)

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB