Anggaran Dipangkas Rp141 Miliar Pemkab Kotim Lakukan Penyesuaian Prioritas

- Publisher

Selasa, 11 Februari 2025 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBUTAN: Bupati Kotim Halikinnor saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna DPRD Kotim, Senin (10/2).(IST)

SAMBUTAN: Bupati Kotim Halikinnor saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna DPRD Kotim, Senin (10/2).(IST)

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) harus melakukan penyesuaian terhadap program dan belanja daerah setelah mengalami pemangkasan anggaran sebesar Rp141 miliar pada tahun 2025 ini, Pemotongan tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi belanja negara yang diterapkan pemerintah pusat secara nasional.

Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor, mengungkapkan bahwa penyesuaian anggaran akan difokuskan pada skala prioritas agar tetap memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Ini merupakan kebijakan nasional, dan kita harus menyesuaikan diri. Untuk sementara, Kotim mengalami pemangkasan sebesar Rp141 miliar. Kami akan mengevaluasi kembali program mana yang paling mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Halikin, usai menghadiri Rapat paripurna di DPRD Kotim, Senin (10/2).

Menurutnya, efisiensi anggaran akan dilakukan pada berbagai pos yang dianggap tidak terlalu mendesak, seperti perjalanan dinas, rapat, dan konsultasi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan anggaran yang tersisa benar-benar digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Saat pertama kali menjabat, kami dihadapkan dengan pandemi COVID-19 yang membuat sebagian besar anggaran dialihkan untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Sekarang, tantangan baru muncul dengan adanya efisiensi anggaran,” ucap Halikin.

Dirinya mengatakan, Meski terjadi pemangkasan anggaran, pemerintah daerah tetap memastikan bahwa sektor-sektor krusial akan menjadi prioritas, terutama infrastruktur di daerah yang sangat membutuhkan pembangunan serta pembayaran gaji pegawai.

Baca Juga :  Pria di Sampit Tewas Gantung Diri Diduga Permasalahan Rumah Tangga

“Dalam waktu dekat, kami akan membahas bersama DPRD untuk menentukan program mana yang harus tetap berjalan dan mana yang bisa ditunda atau dikurangi anggarannya,”  terang Halikin.

Ia menyampaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kotim tahun anggaran 2025 telah disahkan dengan total pendapatan mencapai Rp2,28 triliun. Namun, dengan adanya pemangkasan ini, pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian agar tetap dapat menjalankan program pembangunan sesuai dengan visi dan misi daerah.

“Dengan kebijakan efisiensi ini, Pemerintah Kabupaten Kotim akan berupaya mengoptimalkan anggaran yang ada agar pembangunan tetap berjalan dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru