100 Hari Kerja, Gubernur Kalteng Jelaskan Program Prioritas Pendidikan, Ekonomi, dan Kartu Huma Betang

- Publisher

Kamis, 10 April 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENJELASKAN - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menjelaskan program 100 hari kerja dalam Musrenbang RKPD 2026, Aula Jayang Tingang.(IST)

MENJELASKAN - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menjelaskan program 100 hari kerja dalam Musrenbang RKPD 2026, Aula Jayang Tingang.(IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengungkapkan dalam Musrenbang RKPD 2025, pemerintah provinsi ingin menuntaskan program 100 hari kerja dengan skala prioritas.

Program kerja tersebut berkaitan dengan anggaran, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial ekonomi, serta lingkungan. Aula Jayang Tingang pada Kamis, 10 April 2025.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, karena untuk membangun sebuah daerah memerlukan anggaran yang memadai. Dari bidang pendidikan, kami tidak ingin ketertinggalan pendidikan karakter, melalui agama dan kearifan lokal. Supaya berkarakter, tidak hanya yang instan saja,” tegasnya.

Dalam pendidikan, salah satu misi Gubernur yaitu menanamkan mindset yang berkarakter dalam bingkai kearifan lokal yaitu prinsip Belum Bahadat.

“Belum Bahadat, saya ingin anak-anaknya tidak hilang karakter dan attitude, sehingga membentuk mindset yang baik. Ini juga saya tanamkan kepada seluruh ASN,” ujar Agustiar.

Secara keseluruhan, Program 100 hari pada periode 2025-2030. Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo ingin menyelaraskan Program Pemerintah Daerah kabupaten/kota se Kalimantan Tengah dengan program ASTA CITA.

Di antaranya dengan prioritas mendukung program makan bergizi gratis (MBG), lumbung pangan nasional dan pencegahan stunting, efisiensi anggaran, penataan struktur organisasi perangkat daerah di lingkup pemerintah provinsi kalimantan tengah.

Baca Juga :  Inspektorat Kalteng Dorong Pendampingan Intensif untuk 13 Calon Desa Antikorupsi

Kemudian akan mengimplementasikan Kartu Huma Betang Sejahtera. Melalui bantuan pendidikan, kesehatan, pertanian, nelayan, pasar murah dan stabilisasi harga di bulan ramadhan dan menjelang idul fitri serta hari besar keagamaan.

“Juga penanganan ruas jalan palangka raya kuala kurun, peningkatan akses listrik desa dan akses internet daerah pedalaman. Pengangkatan PPPK (pegawai pemerintah dengan Perjanjian kerja), serta pengendalian karhutla dan banjir lewat penguatan deteksi dini,” sebutnya. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru