KOTAWARINGIN TIMUR – SMP Negeri 1 Sampit bersiap melangkah ke era baru pendidikan dengan meluncurkan program “kelas digital” mulai tahun ajaran 2025/2026. Terobosan ini diharapkan menjadi tonggak transformasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah tersebut.
Kepala SMPN 1 Sampit, Suyoso, mengungkapkan bahwa salah satu ciri utama inovasi ini adalah pemberian ijazah digital bagi seluruh lulusan.
“Dengan sistem ini, tidak ada lagi kasus ijazah rusak atau hilang. Semua data akan tersimpan rapi di arsip digital sekolah,” jelasnya, Jumat (25/7/2025).
Untuk mendukung penerapan program, sekolah telah menyiapkan tim fasilitator digital yang terdiri dari guru-guru terlatih. Mereka akan mendampingi rekan sejawat yang masih beradaptasi dengan teknologi, mulai dari penggunaan perangkat lunak, aplikasi pembelajaran, hingga optimalisasi platform digital.
“Guru sebaya akan menjadi penggerak utama. Kami ingin semua pendidik di SMPN 1 mampu memanfaatkan teknologi sebagai bagian integral dari proses belajar-mengajar,” tambah Suyoso.
Langkah ini selaras dengan kebijakan pendidikan nasional yang menekankan integrasi teknologi dalam sistem pembelajaran, sekaligus menjawab tuntutan zaman yang semakin digital.(nr)









