KOTAWARINGIN TIMUR – SMP Negeri 1 Sampit menghadirkan pendekatan unik dalam pendidikan karakter melalui program “Orangtua Bercerita”. Inisiatif ini membuka kesempatan bagi orang tua siswa untuk hadir langsung di ruang kelas, berbagi kisah hidup, dan menanamkan nilai-nilai luhur lewat pengalaman nyata.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa pelajaran hidup tidak selalu bersumber dari buku. Banyak nilai berharga lahir dari perjalanan hidup dan perjuangan orangtua mereka,” ungkap Rusmaliah, wali kelas 7-2 Senin, (28/7/2025).
Rusmaliah menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar sesi mendongeng, melainkan sarana refleksi yang mempererat hubungan emosional antara rumah dan sekolah. Pertemuan langsung tersebut mencairkan sekat antara dunia akademik dan kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Komite Kelas, Alfisah, yang turut menjadi narasumber, menekankan pentingnya peran aktif orangtua dalam membentuk karakter anak.
“Kami ingin menitipkan nilai-nilai dasar seperti kejujuran, keberanian, dan cinta tanah air. Semua itu kami sampaikan lewat kisah nyata yang dapat mereka resapi,” jelasnya.
Salah satu siswa, Rizky Julian Prawira, mengaku terinspirasi dengan metode pembelajaran ini.
“Banyak hal yang tidak kami temukan di buku. Cerita mereka memotivasi dan memberi bekal untuk masa depan,” ujarnya.
Program ini menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter yang efektif lahir dari kolaborasi erat antara sekolah dan keluarga. Di tengah derasnya arus digitalisasi, SMPN 1 Sampit memilih kembali ke esensi pendidikan: membentuk hati dan budi pekerti melalui keteladanan hidup.(nr)








