KOTAWARINGIN TIMUR – Semangat baru mewarnai dunia pendidikan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) setelah para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengikuti pelatihan penyusunan modul ajar berbasis deep learning yang digelar Dinas Pendidikan setempat. Program ini dipandang sebagai terobosan untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, efektif, dan membekas di hati siswa.
“Konsep deep learning ini dirancang agar proses belajar menjadi bermakna, jauh dari kesan monoton, dan meninggalkan kesan mendalam bagi peserta didik,” ujar Wagiman, Guru SDN 2 Sawahan sekaligus pemateri pelatihan, Senin (28/7/2025).
Pelatihan tersebut memuat empat pilar utama: model-model BBM, metode 3M, delapan dimensi kelulusan, serta kerangka pembelajaran. Semua komponen ini disusun untuk mendorong guru melampaui sekadar menyampaikan materi, tetapi juga membentuk pengalaman belajar yang mengasah kemampuan berpikir sekaligus membangun karakter siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin pembelajaran di kelas diolah menjadi pengalaman yang menyenangkan dan tak mudah dilupakan. Dengan begitu, materi akan lebih mudah dipahami sekaligus diingat siswa,” jelasnya.
Wagiman berharap keterampilan yang diperoleh para peserta dapat segera diimplementasikan di sekolah masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya perluasan program agar pembaruan metode pembelajaran dapat dirasakan merata di semua satuan pendidikan.
“Pelatihan seperti ini harus berkelanjutan dan menjangkau semua jenjang. Pendidikan yang berkualitas lahir dari guru yang tak berhenti belajar,” tegasnya.(nr)








