NANGA BULIK – Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kader organisasi keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berwawasan kebangsaan dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Abdul Hamid saat menghadiri pembukaan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDPKPNU) Angkatan V di Lembaga Pendidikan Takmiliyah Nurul Ilmi, Desa Arga Mulya, Kecamatan Bulik, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamandau tersebut menjadi wadah pembinaan bagi kader NU agar memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai keagamaan, kepemimpinan dan kehidupan berorganisasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Abdul Hamid menyambut baik pelaksanaan PDPKPNU dan menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan positif yang mendorong peningkatan kualitas generasi serta memperkuat kehidupan sosial keagamaan di Kabupaten Lamandau.
Menurutnya, pendidikan kader memiliki peran strategis karena tidak hanya membentuk kemampuan berorganisasi, tetapi juga menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, kebangsaan dan kepedulian sosial.
“Pendidikan kader ini sangat strategis untuk memperkuat pemahaman keagamaan dan kebangsaan. Saya berharap para peserta dapat meningkatkan iman dan ketakwaan, serta menjadi teladan yang membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujar Abdul Hamid.
Ia menilai kader organisasi keagamaan memiliki posisi penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Karena itu, kader diharapkan mampu menjadi penggerak yang menghadirkan manfaat nyata di lingkungan masing-masing.
PDPKPNU Angkatan V diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, keorganisasian, keagamaan serta berbagai materi yang berkaitan dengan peran kader dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain meningkatkan pengetahuan dan kapasitas peserta, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta membangun jejaring antarkader NU di Kabupaten Lamandau.
Abdul Hamid berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pendidikan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan setiap materi sebagai bekal untuk menjalankan peran di tengah masyarakat.
“Harapan kita, kader-kader yang lahir dari pendidikan ini tidak hanya memahami ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” katanya.
Menurutnya, pembangunan Lamandau membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan. Sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan daerah yang semakin maju, harmonis dan sejahtera.
“Pemerintah daerah tentu berharap kader-kader NU dapat terus mengambil bagian dalam menjaga persatuan, membangun kepedulian sosial dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Lamandau,” pungkasnya.(nr)








