Gubernur Dorong Pos Pengawasan Narkoba Diperbanyak, Tegaskan Perang Melawan Bandar Narkotika

- Publisher

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERKUMPUL : Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Berkumpul usai melaksanakan salat subuh berjamaah bersama pengurus organisasi masyarakat Islam di Musala Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (3/7/2026).

BERKUMPUL : Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Berkumpul usai melaksanakan salat subuh berjamaah bersama pengurus organisasi masyarakat Islam di Musala Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (3/7/2026).

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mendorong pembangunan Pos Pengawasan Narkoba diperluas ke berbagai wilayah yang dinilai rawan peredaran narkotika. Menurutnya, keberadaan pos pengawasan berbasis masyarakat menjadi langkah strategis untuk memperkuat pencegahan sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan pengedar narkoba.

Hal tersebut disampaikan Agustiar usai melaksanakan salat subuh berjamaah bersama pengurus organisasi masyarakat Islam di Musala Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (3/7/2026).

Saat ini, Pos Pengawasan Narkoba di kawasan Puntun, Kota Palangka Raya, yang digagas Gerakan Dayak Anti Narkoba masih dalam tahap pembangunan. Gubernur menilai inisiatif tersebut patut menjadi contoh bagi daerah lain yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ke depan, pos pengawasan seperti ini tidak cukup hanya ada di Puntun. Kawasan lain yang berpotensi menjadi jalur maupun lokasi peredaran narkoba juga perlu memiliki fasilitas serupa sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan sejak dini,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Respons Aspirasi Wartawan, Pembenahan Bundaran Besar dan Listrik Jadi Prioritas

Agustiar berharap keterlibatan masyarakat melalui keberadaan pos pengawasan mampu memperkuat upaya pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih dari penyalahgunaan serta peredaran narkotika.

Di sisi lain, ia menyoroti semakin nekatnya jaringan narkoba dalam menghadapi aparat. Kondisi tersebut, menurutnya, tercermin dari insiden saat operasi penindakan di Desa Tumbang Kalamei, Kabupaten Katingan, yang berujung bentrokan.

Dalam kejadian itu, petugas yang melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku narkotika mendapat perlawanan dari pihak keluarga dan sejumlah warga yang diduga belum mengetahui situasi sebenarnya di lokasi.

Menyikapi peristiwa tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya memberikan dukungan penuh terhadap langkah pemberantasan narkoba yang dilakukan jajaran kepolisian, termasuk Polda Kalimantan Tengah, bersama organisasi masyarakat dan seluruh elemen masyarakat yang aktif dalam gerakan antinarkoba.

Baca Juga :  Kinerja Gubernur Agustiar Sabran dan Wagub Edy Pratowo Dalam 100 Hari, Program Prioritas 100 Persen Tercapai

Sebelumnya, operasi penangkapan terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalamei pada Kamis dini hari (2/7/2026) berakhir tragis. Seorang anggota kepolisian gugur saat menjalankan tugas, sementara satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku juga meninggal dunia. Selain itu, dua personel kepolisian sempat dilaporkan hilang dan menjadi fokus pencarian tim gabungan.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menjelaskan, operasi diawali dengan keberhasilan petugas mengamankan seorang terduga pelaku kasus narkotika. Namun situasi berubah ketika aparat mendapat serangan menggunakan senjata tajam dari pihak keluarga pelaku. Dalam kondisi tersebut, petugas mengambil tindakan sesuai prosedur guna mengendalikan situasi dan mengamankan operasi.(nr).

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru