Inflasi Kalteng Juni 2026 Tembus 4,47 Persen, Kapuas Catat Kenaikan Harga Tertinggi

- Publisher

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEMYAMPAIKAN : Plt. Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Maria Wahyu Utami, menyampaikan Berita Resmi Statistik di Ruang Video Conference BPS Kalteng, Rabu (1/7/2026).

MEMYAMPAIKAN : Plt. Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Maria Wahyu Utami, menyampaikan Berita Resmi Statistik di Ruang Video Conference BPS Kalteng, Rabu (1/7/2026).

PALANGKA RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) pada Juni 2026 mencapai 4,47 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,61. Kenaikan harga dipicu oleh sejumlah komoditas utama, seperti beras, emas perhiasan, hingga bahan bakar.

Data tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Maria Wahyu Utami, dalam penyampaian Berita Resmi Statistik di Ruang Video Conference BPS Kalteng, Rabu (1/7/2026).

Maria mengungkapkan, selain inflasi tahunan sebesar 4,47 persen, BPS juga mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,23 persen, sedangkan inflasi sejak awal tahun (year-to-date/y-to-d) mencapai 2,39 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk inflasi month-to-month tercatat sebesar 0,23 persen, sedangkan inflasi year-to-date mencapai 2,39 persen,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Lakukan Sidak Pasar, Pantau Harga Bahan Pangan Jelang Ramadan 2025

Berdasarkan kelompok pengeluaran, kenaikan harga paling tinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi 10,25 persen. Selanjutnya disusul kelompok transportasi sebesar 6,15 persen, serta makanan, minuman, dan tembakau sebesar 6,11 persen.

Inflasi juga terjadi pada kelompok pendidikan sebesar 3,05 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran 3,01 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 2,18 persen, kesehatan 1,65 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya 1,25 persen, perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,21 persen, pakaian dan alas kaki 0,97 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,30 persen.

Maria menjelaskan, komoditas yang paling dominan mendorong inflasi tahunan antara lain beras, emas perhiasan, bensin, ikan nila, minyak goreng, ikan patin, sigaret kretek mesin, bahan bakar rumah tangga, solar, dan angkutan udara.

Baca Juga :  RSUD dr Doris Sylvanus Berhasil Pangkas Utang Rp124 Miliar, Kini Hanya Tersisa Rp5 Miliar

Sementara itu, sejumlah komoditas turut menahan laju inflasi atau memberikan andil terhadap deflasi, di antaranya daging ayam ras, sabun deterjen bubuk, terong, rampela hati ayam, cumi-cumi, popok bayi sekali pakai, kunyit, kelapa, buah naga, sabun mandi cair, dan daging babi.

BPS juga mencatat seluruh kabupaten dan kota yang menjadi daerah penghitungan IHK di Kalimantan Tengah mengalami inflasi tahunan. Kabupaten Kapuas menjadi daerah dengan inflasi tertinggi sebesar 5,01 persen, sedangkan Kabupaten Sukamara mencatat inflasi terendah, yakni 3,81 persen.

Penyampaian Berita Resmi Statistik tersebut dihadiri perwakilan instansi vertikal, organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, serta sejumlah awak media.(nr).

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru