NANGA BULIK– Langit malam Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, berubah menjadi lautan cahaya saat sebanyak 7.000 lampion diterbangkan serentak dalam malam puncak Sumber Mulya Fest Volume 4 Tahun 2026 di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik, Sabtu (13/6/2026).
Pelepasan ribuan lampion menjadi penutup spektakuler festival tahunan yang selalu dinantikan masyarakat. Ribuan warga memadati lokasi acara, tidak hanya dari Lamandau, tetapi juga dari sejumlah daerah sekitar yang datang untuk menyaksikan momen penuh keindahan tersebut.
Begitu hitungan mundur selesai, ribuan lampion perlahan membumbung ke angkasa. Kilauan cahaya keemasan yang memenuhi langit malam menciptakan panorama memukau sekaligus menghadirkan suasana haru, seolah mengantarkan doa dan harapan masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Semarak malam puncak semakin terasa dengan penampilan penyanyi nasional Ifan Seventeen yang sukses menghibur ribuan pengunjung. Lagu-lagu yang dibawakannya membuat suasana semakin hangat dan penuh kebersamaan.
Farah, salah seorang pengunjung asal Kabupaten Kotawaringin Barat, mengaku terkesan bisa menyaksikan langsung pelepasan ribuan lampion.
“Senang dan kagum juga ketika semua harapan ikut terbang bersama lampion lainnya. Pemandangannya benar-benar luar biasa saat semuanya diterbangkan secara bersamaan,” ujarnya.
Menurut Farah, tradisi pelepasan lampion bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan simbol harapan yang menyatukan masyarakat dalam satu momen istimewa.
Hal senada disampaikan Natalia, warga Lamandau. Ia menilai festival tersebut menghadirkan suasana damai, hangat, dan penuh rasa syukur.
“Acara ini bukan hanya menghadirkan pemandangan indah, tetapi juga menjadi momen yang menyatukan hati warga dan para pengunjung dalam keindahan yang sederhana namun menyentuh,” katanya.
Natalia berharap setiap lampion yang diterbangkan menjadi simbol doa bagi kemajuan Kabupaten Lamandau.
“Semoga cahaya lampion itu menjadi pengingat bahwa harapan akan selalu terang dan mampu terbang tinggi selamanya,” tuturnya.
Pelepasan ribuan lampion menjadi simbol kuat bahwa Sumber Mulya Fest tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan, menumbuhkan optimisme, serta menjaga semangat masyarakat Lamandau untuk terus berkembang.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra yang turut menghadiri malam puncak festival menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sumber Mulya, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan Sumber Mulya Fest 2026.
Menurutnya, keberhasilan festival yang dirangkai dengan berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni budaya, Grebeg Gunungan, Festival Jaranan Satrio Budoyo, Pengajian Akbar Lamandau Bersholawat hingga Festival Lampion, menjadi bukti besarnya potensi yang dimiliki Desa Sumber Mulya.
“Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Sumber Mulya memiliki semangat kebersamaan, kreativitas, serta kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian budaya dan nilai-nilai sosial keagamaan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan festival memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama melalui meningkatnya aktivitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kegiatan ini memberikan ruang yang sangat baik bagi para pelaku UMKM untuk berkembang dan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap keberhasilan Sumber Mulya Fest dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Lamandau untuk terus menggali potensi daerah, mengembangkan kreativitas masyarakat, serta menghadirkan kegiatan yang mampu memberikan manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan warga. (nr)








