Kalteng Jadi Episentrum Pendidikan Militer di Kalimantan, Rindam Dibangun dan ASN Masuk Program Komcad

- Publisher

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKA BERSAMA : Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, usai buka bersama, Selasa (3/3/2026).

BUKA BERSAMA : Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, usai buka bersama, Selasa (3/3/2026).

PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi diproyeksikan sebagai pusat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) militer dan pertahanan di Pulau Kalimantan. Langkah strategis ini ditandai dengan rencana pembangunan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) serta penetapan Kalteng sebagai lokasi percontohan (pilot project) Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pangdam Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan, pembangunan Rindam di Kalteng bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari desain besar penguatan sistem pertahanan berbasis wilayah.

“Ke depan kita siapkan pembangunan SDM secara terintegrasi. Seluruh jenjang pendidikan prajurit, mulai Bintara, Tamtama hingga pendidikan kejuruan, direncanakan terpusat di Palangka Raya,” ujarnya usai kegiatan buka puasa bersama di Makodam XXII/Tambun Bungai, Selasa (3/3/2026).

Menurut Pangdam, keberadaan Rindam di Palangka Raya akan memangkas ketergantungan wilayah Kalimantan terhadap pusat pendidikan militer di luar daerah. Selain mempercepat proses pembinaan, hal ini juga memperkuat kesiapan teritorial dan respons pertahanan di kawasan strategis tersebut.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, jajaran Kodam juga menggulirkan inovasi melalui program Komcad yang menyasar ASN pemerintah daerah. Jika selama ini rekrutmen dan pelatihan Komcad ASN lebih banyak dilakukan di tingkat kementerian, maka Kalteng akan menjadi daerah pertama yang mengimplementasikannya di level pemda.

“Untuk Komcad ASN, Kalimantan Tengah kita jadikan pilot project. Ini kemungkinan yang pertama di Indonesia untuk tingkat pemerintah daerah,” tegasnya.

Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bela negara di kalangan ASN sekaligus memperkuat sinergi antara birokrasi sipil dan pertahanan negara dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks.

Baca Juga :  Perencanaan Berbasis Data, Senjata Ampuh Dongkrak Mutu Pendidikan Kotim

Dukungan penuh datang dari Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran. Ia menyatakan Pemprov siap mengawal dan memfasilitasi rencana besar tersebut, termasuk menyiapkan dukungan lintas kabupaten/kota.

“Ini program strategis dan visioner. Kami tentu mendukung penuh. Koordinasi dengan para wali kota dan bupati sudah kami lakukan untuk membahas dukungan konkret terhadap pembangunan Rindam,” tegasnya.

Menurut Gubernur, kehadiran Rindam dan pelibatan ASN dalam Komcad merupakan langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat ketahanan daerah di tengah tantangan geopolitik yang terus berkembang.

“Kami mengapresiasi langkah ini dan siap bersinergi demi memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI,” pungkasnya.(nr)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru