SHANGHAI – Sebuah tonggak sejarah baru tercipta dalam perjalanan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Setelah 53 tahun berdiri, organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia itu resmi membentuk cabang di Tiongkok, yang diberi nama HIPMI China.
Peresmian cabang tersebut digelar pada 18 Oktober 2025 melalui acara bertajuk China Indonesia Strategic Collaboration Summit & HIPMI China Inauguration Ceremony, yang diselenggarakan bersama oleh AKAN Enterprise Group dan HIPMI.
Momen bersejarah ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Investasi RI, Wakil Duta Besar RI untuk Tiongkok, anggota DPR RI, sejumlah pejabat pemerintah daerah, serta lebih dari 40 pengusaha muda dan perwakilan asosiasi bisnis dari Indonesia dan Tiongkok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Bagas Deka Kurtianto secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum pertama HIPMI China, didampingi oleh Raynaldo Aprillio sebagai Sekretaris, Ocha Stephanie sebagai Bendahara, dan Dioz Brilliando sebagai Wakil Ketua.
Dalam pidato perdananya, Bagas Deka Kurtianto menekankan bahwa pembentukan HIPMI China bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari kolaborasi strategis antara pengusaha muda Indonesia dan Tiongkok di berbagai sektor, mulai dari investasi, perdagangan, hingga teknologi.
“Kami ingin HIPMI China menjadi jembatan nyata bagi kolaborasi bisnis lintas negara. Dengan proyek konkret sebagai langkah awal dan semangat persaudaraan sebagai dasar, kita akan membangun hubungan ekonomi yang saling menguntungkan,” ujar Bagas.
Ia menegaskan, kehadiran HIPMI China akan membuka peluang besar bagi pelaku usaha muda Indonesia untuk memperluas jaringan global, mengakses pasar Tiongkok, serta menarik investasi strategis ke Tanah Air.
“Tiongkok adalah salah satu mitra ekonomi terbesar Indonesia. HIPMI China akan menjadi katalisator dalam memperkuat kerja sama yang lebih produktif, inovatif, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Acara peluncuran HIPMI China juga menjadi ajang pertukaran ide dan peluang investasi antara pengusaha kedua negara. Sejumlah perusahaan dari sektor energi, manufaktur, dan teknologi digital menyatakan minat untuk menjalin kemitraan bisnis dengan startup dan UMKM asal Indonesia.
Wakil Menteri Investasi RI dalam sambutannya menyambut baik langkah ini dan menyebut pembentukan HIPMI China sebagai terobosan berani yang dapat mempercepat realisasi kerja sama ekonomi bilateral.
“Inisiatif HIPMI ini selaras dengan misi pemerintah untuk memperluas jejaring bisnis dan investasi luar negeri. Kehadiran HIPMI China akan menjadi mitra strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di mata dunia,” ujarnya.
Pembentukan HIPMI China juga menandai dimulainya ekspansi global HIPMI yang lebih agresif. Setelah keberhasilan pembentukan cabang di Tiongkok, organisasi ini dikabarkan tengah mempersiapkan pendirian perwakilan di beberapa negara lain di Asia dan Timur Tengah.
Dengan semangat kolaborasi lintas negara, HIPMI menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi pengusaha muda yang berdaya saing global, berjiwa nasionalis, dan mampu membawa nama Indonesia di kancah internasional.
“Kami ingin membuktikan bahwa pengusaha muda Indonesia bisa berdiri sejajar dengan dunia. HIPMI China adalah bukti nyata langkah menuju ke sana,” tutup Bagas Deka Kurtianto.(nr/sekaltengcom)








