SMPN 1 Sampit Tegas Larang Gawai Pribadi, Ciptakan Sekolah Lebih Hidup dan Kolaboratif

- Publisher

Senin, 28 Juli 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Suyoso.(IST)

Foto Suyoso.(IST)

KOTAWARINGIN TIMUR – SMP Negeri 1 Sampit mengambil langkah berani dengan menerapkan larangan membawa gawai pribadi ke lingkungan sekolah. Kebijakan ini terbukti menjadi pemantik terciptanya suasana belajar yang lebih dinamis, interaktif, dan seimbang di antara para siswa.

Kepala SMPN 1 Sampit, Suyoso, menegaskan bahwa aturan tersebut bukan sekadar membatasi penggunaan teknologi, melainkan upaya strategis untuk mengembalikan esensi belajar dan berinteraksi secara langsung.

“Sekolah menyediakan gadget khusus untuk kebutuhan pembelajaran kelompok. Dengan begitu, siswa tidak lagi terpaku pada layar masing-masing, tetapi terdorong untuk bekerja sama, berdiskusi, dan menyelesaikan tugas secara tim,” ujarnya, Senin (28/7/2025)

Menurutnya, keberadaan gawai pribadi kerap menjadi sumber distraksi yang mereduksi kualitas komunikasi sosial di kalangan pelajar. Dengan aturan baru ini, interaksi tatap muka kembali hidup—siswa saling menyapa, bertukar pendapat, dan membangun relasi yang lebih sehat.

“Kalau setiap anak sibuk dengan gawainya sendiri, mereka kehilangan momen penting untuk tumbuh secara sosial dan emosional. Sekarang, suasana kelas dan halaman sekolah terasa jauh lebih hangat,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Instruksikan PKS Beli TBS Sesuai Harga Pemerintah, Targetkan Harga Petani Tembus Rp3.000

Kebijakan ini mendapatkan dukungan penuh dari wali murid melalui peran aktif komite kelas yang menjadi jembatan komunikasi antara pihak sekolah dan orang tua.

SMPN 1 Sampit optimistis, budaya belajar kolaboratif ini akan melahirkan generasi yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang dalam keterampilan sosial dan ketangguhan emosional.(nr)

Berita Terkait

SMAN 2 Sampit Resmi Miliki Lapangan Mini Soccer Pertama di Kotim, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi
Progres Sekolah Perintis 85%, Pemkab Kotim Masih Menunggu Arahan Penempatan Guru dari Kemensos
Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025
Disdik Gelar Lomba Bagi Guru-guru Kecamatan Se-Kotim, Meriahkan HUT ke-80 RI
Sekolah Perintis Islamic Center Kotim Rampung 85 Persen, Siap Beroperasi Akhir Agustus
Disdik Kotim Genjot Perbaikan Gedung Sekolah, Banyak Gedung SD SMP Direhab
“Ternyata Aku Korban” Film Pendek Karya Pelajar Sampit, Suarakan Cegah Perundungan
Film Pendek “Ternyata Aku Korban” Karya Pelajar Kotim, Tampar Kesadaran Publik soal Bullying
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 September 2025 - 14:41 WIB

SMAN 2 Sampit Resmi Miliki Lapangan Mini Soccer Pertama di Kotim, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:03 WIB

Progres Sekolah Perintis 85%, Pemkab Kotim Masih Menunggu Arahan Penempatan Guru dari Kemensos

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:00 WIB

Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Disdik Gelar Lomba Bagi Guru-guru Kecamatan Se-Kotim, Meriahkan HUT ke-80 RI

Senin, 11 Agustus 2025 - 07:34 WIB

Sekolah Perintis Islamic Center Kotim Rampung 85 Persen, Siap Beroperasi Akhir Agustus

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB