P5 Tetap Jalan Meski Kurikulum Direvisi, Disdik Kotim: Ruang Emas untuk Kreativitas Siswa

- Publisher

Selasa, 24 Juni 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEGIATAN: Salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Kotim saat melaksanakan  kegiatan P5, Selasa, (24/6/2025).(IST)

KEGIATAN: Salah satu sekolah yang ada di Kabupaten Kotim saat melaksanakan kegiatan P5, Selasa, (24/6/2025).(IST)

KOTAWARINGIN TIMUR – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) akan tetap dipertahankan, meskipun pemerintah pusat berencana merevisi Kurikulum Merdeka pada 2025 mendatang.

Kepala Seksi Peserta Didik dan Prasarana Disdik Kotim, M Ikram Muhajir, menegaskan bahwa P5 merupakan wadah strategis bagi peserta didik untuk mengasah kreativitas, membangun karakter, dan mengembangkan kemampuan kolaboratif.

“P5 adalah salah satu pilar utama Kurikulum Merdeka yang sudah terbukti memberi dampak positif. Selama ini anak-anak bisa berkreasi lewat berbagai kegiatan yang sebelumnya jarang difasilitasi di sekolah,” ujar Ikram, Selasa, (24/6/2025).

Menurutnya, perbedaan paling mencolok dibanding kurikulum lama adalah fleksibilitas belajar. P5 membuka peluang bagi siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung di lapangan, tidak sekadar duduk di kelas mendengarkan materi.

“Dengan P5, anak-anak bisa belajar di mana saja, dari lingkungan sekitar hingga memanfaatkan teknologi. Inovasi belajar mereka tumbuh tanpa batasan buku teks,” jelasnya.

Baca Juga :  Disdik Kotim Tegaskan Pentingnya Data Akurat untuk Dongkrak Mutu PAUD

Ikram menambahkan, meskipun revisi kurikulum dilakukan, nilai-nilai utama yang diusung P5—seperti gotong royong, kebinekaan, kemandirian, dan keadaban global—akan tetap menjadi fondasi pendidikan nasional.

“Program seperti P5 ini harus dipertahankan karena nyata membentuk karakter siswa dan memberi ruang eksplorasi yang tak ditemukan dalam metode pembelajaran konvensional,” pungkasnya.(nr)

Berita Terkait

SMAN 2 Sampit Resmi Miliki Lapangan Mini Soccer Pertama di Kotim, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi
Progres Sekolah Perintis 85%, Pemkab Kotim Masih Menunggu Arahan Penempatan Guru dari Kemensos
Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025
Disdik Gelar Lomba Bagi Guru-guru Kecamatan Se-Kotim, Meriahkan HUT ke-80 RI
Sekolah Perintis Islamic Center Kotim Rampung 85 Persen, Siap Beroperasi Akhir Agustus
Disdik Kotim Genjot Perbaikan Gedung Sekolah, Banyak Gedung SD SMP Direhab
“Ternyata Aku Korban” Film Pendek Karya Pelajar Sampit, Suarakan Cegah Perundungan
Film Pendek “Ternyata Aku Korban” Karya Pelajar Kotim, Tampar Kesadaran Publik soal Bullying
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 September 2025 - 14:41 WIB

SMAN 2 Sampit Resmi Miliki Lapangan Mini Soccer Pertama di Kotim, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:03 WIB

Progres Sekolah Perintis 85%, Pemkab Kotim Masih Menunggu Arahan Penempatan Guru dari Kemensos

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:00 WIB

Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Disdik Gelar Lomba Bagi Guru-guru Kecamatan Se-Kotim, Meriahkan HUT ke-80 RI

Senin, 11 Agustus 2025 - 07:34 WIB

Sekolah Perintis Islamic Center Kotim Rampung 85 Persen, Siap Beroperasi Akhir Agustus

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB