Guru Kotim Diberi Kendali Penuh Tentukan Metode Penilaian, Disdik Dorong Pemanfaatan Teknologi

- Publisher

Kamis, 12 Juni 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Muhammad Irfansyah.(IST)

Foto Muhammad Irfansyah.(IST)

KOTAWARINGIN TIMUR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan kewenangan penuh kepada guru untuk merancang dan menentukan jenis serta teknik pelaksanaan asesmen (penilaian) formatif maupun sumatif, menyesuaikan dengan kebutuhan dan capaian belajar setiap peserta didik.

Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah, menegaskan kebijakan ini bertujuan memberikan keleluasaan bagi guru agar metode penilaian selaras dengan karakteristik, kemampuan, dan dinamika kelas yang diampunya.

“Jenis serta teknik pelaksanaan asesmen kami serahkan sepenuhnya kepada guru di masing-masing satuan pendidikan. Guru bebas menyesuaikan strategi penilaian dengan kebutuhan dan target capaian siswa,” ujarnya, Kamis, (12/6/2025)

Irfansyah menambahkan, hasil asesmen tidak semata-mata menjadi angka di rapor, tetapi juga berfungsi sebagai tolok ukur efektivitas pembelajaran. Guru dapat menjadikannya dasar untuk refleksi, mengevaluasi strategi mengajar, dan melakukan penyempurnaan demi peningkatan mutu pendidikan.

“Hasil penilaian bukan hanya mengukur capaian, tapi juga menjadi cermin bagi guru—apakah strategi mengajarnya sudah tepat atau perlu penyesuaian,” jelasnya.

Selain itu, ia mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pelaksanaan asesmen. Perangkat seperti Chromebook, gawai, aplikasi Google Workspace for Education (GWE), hingga platform kuis daring seperti Quizziz dinilai mampu membuat proses penilaian lebih interaktif, praktis, dan akurat.

Baca Juga :  Guru Penggerak Jadi Motor Perubahan Pendidikan di Kotim

“Kami sangat menyarankan guru memanfaatkan TIK dalam asesmen. Selain mempermudah proses, hal ini melatih siswa akrab dengan teknologi yang kini menjadi bagian penting dunia pendidikan,” tegasnya.

Dengan kebijakan ini, Disdik Kotim berharap kualitas penilaian di sekolah semakin meningkat, mendorong siswa mengoptimalkan potensi, sekaligus memperkuat budaya pembelajaran berbasis teknologi.(nr)

Berita Terkait

SMAN 2 Sampit Resmi Miliki Lapangan Mini Soccer Pertama di Kotim, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi
Progres Sekolah Perintis 85%, Pemkab Kotim Masih Menunggu Arahan Penempatan Guru dari Kemensos
Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025
Disdik Gelar Lomba Bagi Guru-guru Kecamatan Se-Kotim, Meriahkan HUT ke-80 RI
Sekolah Perintis Islamic Center Kotim Rampung 85 Persen, Siap Beroperasi Akhir Agustus
Disdik Kotim Genjot Perbaikan Gedung Sekolah, Banyak Gedung SD SMP Direhab
“Ternyata Aku Korban” Film Pendek Karya Pelajar Sampit, Suarakan Cegah Perundungan
Film Pendek “Ternyata Aku Korban” Karya Pelajar Kotim, Tampar Kesadaran Publik soal Bullying
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 September 2025 - 14:41 WIB

SMAN 2 Sampit Resmi Miliki Lapangan Mini Soccer Pertama di Kotim, Kepala Sekolah Sampaikan Apresiasi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:03 WIB

Progres Sekolah Perintis 85%, Pemkab Kotim Masih Menunggu Arahan Penempatan Guru dari Kemensos

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:00 WIB

Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025

Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Disdik Gelar Lomba Bagi Guru-guru Kecamatan Se-Kotim, Meriahkan HUT ke-80 RI

Senin, 11 Agustus 2025 - 07:34 WIB

Sekolah Perintis Islamic Center Kotim Rampung 85 Persen, Siap Beroperasi Akhir Agustus

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB