Listrik Padam Tak Halangi Semangat, SMAN 1 Rungan Barat Sukses Gelar Gladi AN Berkat Teknologi Ramah Lingkungan dan Internet Satelit

- Publisher

Kamis, 31 Juli 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASESMEN: Anak pelajar SMAN 1 Rungan Barat
saat pelaksanaan gladi Asesmen Nasional, meskipun sempat mengalami pemadaman listrik, tetapi tetap berjalan dengan lancar, Kamis (31/7/2025).(IST)

ASESMEN: Anak pelajar SMAN 1 Rungan Barat saat pelaksanaan gladi Asesmen Nasional, meskipun sempat mengalami pemadaman listrik, tetapi tetap berjalan dengan lancar, Kamis (31/7/2025).(IST)

GUNUNG MAS – Kendala listrik tidak menjadi penghalang bagi SMAN 1 Rungan Barat dalam melaksanakan gladi Asesmen Nasional (AN) hari kedua. Berkat pemanfaatan energi alternatif berupa panel surya dan akses internet berbasis satelit melalui Starlink, sekolah ini mampu menyelenggarakan simulasi AN berbasis online secara penuh dan lancar.

Kepala SMAN 1 Rungan Barat, Musliadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, terutama kepada Gubernur H. Agustiar Sabran serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Reza Prabowo. “Kami merasa sangat terbantu dengan dukungan digitalisasi sekolah dari pemerintah. Bantuan ini benar-benar menjadi solusi bagi tantangan yang kami hadapi di wilayah yang masih terbatas secara infrastruktur,” ujar Musliadi, Kamis (31/7/2025).

Menurut Musliadi, sistem tenaga surya yang telah dipasang di sekolah menjadi penyelamat saat terjadi pemadaman listrik. Panel-panel surya ini memastikan perangkat seperti komputer dan televisi interaktif tetap dapat digunakan secara maksimal. “Jika tidak ada sumber energi cadangan ini, kemungkinan besar gladi hari ini harus ditunda. Alhamdulillah, semuanya berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Selain dukungan energi, kestabilan jaringan internet juga menjadi faktor penentu keberhasilan kegiatan. Dengan kehadiran Starlink yang menyediakan sinyal internet berbasis satelit, berbagai kendala jaringan yang selama ini menjadi hambatan, kini dapat diatasi. “Masalah terbesar kami dulu adalah sinyal yang tidak stabil. Tapi dengan Starlink, semuanya berubah. Bahkan guru-guru yang mengikuti PPG daring tetap bisa belajar dan mengajar secara bersamaan,” tambahnya.

SMAN 1 Rungan Barat yang terletak di kawasan pedalaman, sebelumnya menghadapi banyak keterbatasan dalam implementasi pendidikan digital. Namun, dengan bantuan berupa TV interaktif, panel tenaga surya, dan jaringan Starlink dari pemerintah provinsi, transformasi digital mulai terasa nyata di lingkungan sekolah.

Musliadi menegaskan bahwa keberhasilan gladi AN bukan semata hasil kecanggihan teknologi, namun juga karena komitmen nyata dari pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan di wilayah terpencil. “Kami sangat berharap agar dukungan seperti ini terus berlanjut, demi memberikan akses pendidikan berkualitas yang merata, terutama bagi anak-anak di pelosok,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Ajak KNPI Jadi Motor Inovasi, Dorong Pariwisata dan Budaya Maju

Di tempat terpisah, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa pemanfaatan tenaga surya dan jaringan Starlink merupakan bagian dari strategi pemerataan pendidikan.

“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan listrik atau internet. Melalui teknologi ini, akses belajar harus bisa setara untuk semua,” ujarnya.

Reza juga menambahkan, perhatian Gubernur tidak hanya sebatas pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga pada proses pendampingan agar sekolah-sekolah mampu memaksimalkan pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan.

“Kami akan terus mengawal program ini agar sekolah-sekolah di daerah terpencil, seperti SMAN 1 Rungan Barat, dapat menjadi role model pemanfaatan teknologi dalam pendidikan,” imbuhnya.

Dengan keberhasilan gladi AN di hari kedua ini, SMAN 1 Rungan Barat semakin siap menghadapi Asesmen Nasional sesungguhnya. Keberadaan panel surya dan internet satelit bukan sekadar solusi darurat, tetapi telah menjadi simbol kemajuan pendidikan digital yang menjangkau hingga pelosok Kalteng. (nr/sekaltengcom/diskominfosantik)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru