Heboh Ancaman Blokade Logistik, GSJT Klarifikasi dan Minta Maaf ke Gubernur Kalteng

- Publisher

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Koordinator GSJT, Supriyono.(IST)

Foto Koordinator GSJT, Supriyono.(IST)

PALANGKA RAYA – Setelah menimbulkan kehebohan dengan video bernada ancaman blokade logistik yang menyebar luas di media sosial, Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) akhirnya buka suara. Dalam pernyataan resminya, GSJT menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada publik, khususnya kepada Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran.

Koordinator GSJT, Supriyono, dalam video klarifikasinya, Rabu (23/7/2025), menyatakan penyesalan atas kegaduhan yang terjadi. Ia mengakui bahwa pernyataan sebelumnya muncul akibat kesalahpahaman terhadap penindakan kendaraan ODOL (Over Dimension Over Loading) yang dilakukan di Kalimantan Tengah.

“Saya Supriyono, Koordinator GSJT, menyampaikan permohonan maaf jika video kami yang sempat beredar menimbulkan keresahan, terutama terkait reaksi atas razia terhadap truk ODOL,” ujar Supriyono.

Ia menjelaskan bahwa pada 24 Juni 2025, pihaknya telah mengikuti audiensi resmi bersama sejumlah pejabat kementerian dan lembaga terkait di Kementerian Perhubungan. Dalam pertemuan itu, disepakati bahwa penindakan terhadap truk logistik ODOL akan dihentikan sementara hingga regulasi nasional menuju zero ODOL pada 2027 diberlakukan.

Namun demikian, lanjutnya, GSJT sempat salah paham terhadap konteks razia yang terjadi di Kalteng. Mereka menduga kebijakan tersebut bertentangan dengan hasil audiensi nasional. Setelah ditelusuri, ternyata penindakan tersebut berdasarkan peraturan daerah (Perda) yang berlaku secara lokal.

“Ternyata itu adalah bagian dari implementasi Perda yang berlaku di Kalimantan Tengah, khususnya terkait pengawasan terhadap truk pengangkut hasil tambang, kayu, dan sawit. Jadi bukan truk logistik umum,” jelasnya.

Baca Juga :  Kalteng Rayakan 68 Tahun: Perpaduan Kuat Tradisi Dayak dan Arus Modernisasi

Supriyono juga menegaskan bahwa perjuangan GSJT murni untuk membela nasib sopir logistik, dan sama sekali tidak bermaksud memicu isu-isu bernuansa SARA.

“Kami tidak pernah membawa isu suku, agama, ras, dan golongan. Kami hanya ingin memperjuangkan hak para sopir logistik agar bisa bekerja dengan tenang dan aman,” katanya.

Menutup pernyataannya, Supriyono menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dan Gubernur Agustiar Sabran yang merasa tersinggung atas video tersebut.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya, tidak ada maksud merendahkan atau mengancam. Kami hanya ingin menyuarakan keresahan sopir logistik di tengah transisi kebijakan ODOL,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Rakerda APJI Kalteng Perkuat UMKM Kuliner, Dorong Kuliner Dayak Tembus Pasar Wisata
HUT ke-52 PPNI, Perawat Kotim Turun Langsung Layani Masyarakat Lewat Aksi Sosial
Satukan Scooterist di Ramadan, Hospital Vespa Gelar Bukber Akbar dan Rolling Thunder di Sampit
Bukber Akbar All Scooterist Sampit Perkuat Solidaritas, Zupapace Sebut Momentum Satukan Perbedaan
PWI Kalteng dan IKWI Bagikan 400 Takjil untuk Pengendara di Jalan RTA Milono
Trabas Sambil Berbagi, Komunitas Trail Sampit Salurkan Bantuan Untuk Warga Desa Satiruk
Trabas Desa Satiruk, Komunitas Trail Sampit Satukan Hobi, Silaturahmi, dan Promosi Wilayah
Komunitas Trail Sampit Manfaatkan Trabas sebagai Ajang Silaturahmi di Akhir Pekan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:43 WIB

Rakerda APJI Kalteng Perkuat UMKM Kuliner, Dorong Kuliner Dayak Tembus Pasar Wisata

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:44 WIB

HUT ke-52 PPNI, Perawat Kotim Turun Langsung Layani Masyarakat Lewat Aksi Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:43 WIB

Satukan Scooterist di Ramadan, Hospital Vespa Gelar Bukber Akbar dan Rolling Thunder di Sampit

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:43 WIB

Bukber Akbar All Scooterist Sampit Perkuat Solidaritas, Zupapace Sebut Momentum Satukan Perbedaan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:53 WIB

PWI Kalteng dan IKWI Bagikan 400 Takjil untuk Pengendara di Jalan RTA Milono

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB