Pemprov dan DPRD Kalteng Matangkan Raperda RPJMD 2025–2029, Fokus pada Pembangunan Merata dan Berbasis Kearifan Lokal

- Publisher

Selasa, 15 Juli 2025 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPARAN : Plt. Sekda Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung saat menyampaikan paparannya saat rapat pembahasan Raperda RPJMD, Selasa (15/7/2025).(IST)

PAPARAN : Plt. Sekda Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung saat menyampaikan paparannya saat rapat pembahasan Raperda RPJMD, Selasa (15/7/2025).(IST)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) bersama DPRD Provinsi Kalteng menggelar rapat pembahasan intensif Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Gabungan DPRD Kalteng, Selasa (15/7/2025), menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan lima tahun ke depan.

Rapat dipimpin oleh Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD dan dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, yang mewakili pihak eksekutif.

Dalam paparannya, Leonard menjelaskan bahwa penyusunan RPJMD kali ini merujuk pada visi nasional Indonesia Emas 2045 serta mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan, inklusif, dan berbasis nilai-nilai lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“RPJMD ini bukan sekadar dokumen teknokratik, tapi menjadi panduan strategis dalam merancang pembangunan lintas sektor yang terintegrasi dari provinsi hingga kabupaten/kota,” tegas Leonard.

Ia juga menyampaikan bahwa Bapperida Kalteng telah memfasilitasi penyusunan RPJMD di 14 kabupaten/kota, dengan target finalisasi paling lambat 20 Agustus 2025. Pengecualian diberikan kepada Kabupaten Lamandau hingga 24 September, dan Barito Utara yang menyesuaikan jadwal karena pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU).

Baca Juga :  Mencoblos Di TPS 01, Gubernur Sugianto Sabran Harapkan Pemimpin Terbaik Untuk Masyarakat Kalteng

Leonard juga memaparkan pengelompokan wilayah Kalteng ke dalam kawasan strategis pembangunan, meliputi: kawasan agroindustri, perikanan terpadu, lumbung pangan, kawasan transmigrasi, serta kawasan konservasi. Strategi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan hidup.

Dalam forum tersebut, Leonard turut mengenalkan program unggulan Pemprov, yakni Kartu Huma Betang, sebagai instrumen baru bantuan sosial yang menyasar kelompok rentan di Kalteng.

Menanggapi pemaparan tersebut, Anggota DPRD yang juga perwakilan Pansus, Ampera AY Mebas, mengapresiasi kejelasan dan arah kebijakan yang disampaikan.

“Saya mencermati dengan seksama penjelasan Pak Leonard. Ini menunjukkan adanya keseriusan dalam menyusun rencana pembangunan yang komprehensif,” ujar Ampera.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa perencanaan harus menyentuh aspek nyata di lapangan, bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif. Ia menekankan pentingnya penyusunan RPJMD dan APBD yang realistis, partisipatif, serta berorientasi pada keadilan sosial.

“Visi-misi gubernur sangat progresif, tinggal bagaimana kita bersama mengawal agar benar-benar diimplementasikan, bukan sekadar slogan,” tegasnya.

Baca Juga :  Di Hadapan DPRD, Pj.Sekda Seruyan Beberkan Temuan BPK Proyek Bundaran III

Sebagai informasi, RPJMD Kalteng 2025–2029 mengusung visi utama: “Mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak khususnya dan masyarakat Kalteng umumnya (Manggatang Utus), berlandaskan kearifan lokal dan dalam bingkai NKRI, menuju Kalteng Berkah, Maju, dan Bermartabat guna menyongsong Indonesia Emas 2045.”

Visi tersebut diturunkan ke dalam lima misi utama, yakni, Peningkatan kesejahteraan dan daya saing ekonomi rakyat. Penguatan pendidikan berbasis etika dan budaya lokal (belom bahadat).Pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan. Akses dan kualitas layanan kesehatan yang optimal. Penguatan nilai-nilai lokal dalam kebijakan dan tata kelola pemerintahan.

Rapat berlangsung dinamis dengan nuansa kolaboratif antara pihak legislatif dan eksekutif. Kedua pihak berkomitmen memastikan RPJMD tidak sekadar menjadi dokumen perencanaan, tetapi benar-benar menjadi acuan pembangunan nyata yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat secara adil dan merata.

Turut hadir dalam rapat tersebut jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Staf Ahli Gubernur, para Asisten Setda, serta anggota lengkap Tim Pansus DPRD Kalteng. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB