Gubernur Agustiar Tinjau RSUD Doris Sylvanus, Tegaskan Prioritas Pemerataan Layanan Kesehatan

- Publisher

Selasa, 10 Juni 2025 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENYAPA: Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menyapa para dokter dan tenaga kesehatan yang ada RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya pada Selasa (10/6).(IST)

MENYAPA: Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menyapa para dokter dan tenaga kesehatan yang ada RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya pada Selasa (10/6).(IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, melakukan kunjungan mendadak ke RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya, pada Selasa (10/6), guna memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal dan merata, khususnya bagi warga di daerah terpencil.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari strategi pemerintah provinsi untuk memperkuat sistem layanan publik, khususnya di sektor kesehatan. “Tidak boleh ada lagi masyarakat di pelosok yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan. Setiap warga, di mana pun mereka berada, berhak mendapat layanan medis yang layak dan setara,” ujar Gubernur.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan anggaran terhadap rumah sakit akan terus dikawal dan ditingkatkan. “Kami pastikan sektor kesehatan menjadi perhatian utama, baik dari sisi anggaran, sumber daya manusia, maupun sarana pendukung. Keberadaan RSUD ini didasari payung hukum yang sah dan sesuai regulasi nasional,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi pertanyaan mengenai apakah kunjungan ini berkaitan dengan isu yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial, Gubernur menampik. “Ini murni tugas pengawasan pelayanan publik. Sebelum ke sini, kami juga turun langsung melihat persoalan di sektor pendidikan. Semua ini bagian dari tanggung jawab kepala daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  Provinsi Kalteng Terima Insentif Fiskal, Kendalikan Inflasi di Angka 1,28%

Gubernur menyampaikan keprihatinannya terkait temuan lebih dari 2.000 ijazah siswa yang belum diserahkan oleh pihak sekolah karena urusan administratif. Ia menegaskan, praktik semacam ini melanggar aturan. “Ijazah adalah hak siswa. Tidak boleh ada yang ditahan. Kami akan menindak tegas sekolah yang melanggar, sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.

Menurutnya, tidak semestinya kendala biaya atau administrasi menghalangi anak-anak mendapatkan pendidikan. “Pendidikan adalah hak dasar dan masa depan bangsa. Negara harus hadir untuk menjamin itu,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Doris Sylvanus, dr. Suyuti Syamsul, menyampaikan bahwa Gubernur memberikan instruksi untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan internal, terutama yang berkaitan dengan keuangan.

“Kami telah melakukan pembenahan. Dalam lima bulan terakhir, sekitar Rp40 miliar utang berhasil kami lunasi. Bila tren ini terus berlanjut, insyaallah akhir tahun ini utang tuntas dan tahun 2026 rumah sakit bisa mencatatkan surplus,” ungkapnya optimistis.

Baca Juga :  Ameena FC Juara Tidar Cup 1, Bupati Rizky: Turnamen Ini Cetak Generasi Muda Berprestasi

Mengenai ketersediaan obat-obatan, Suyuti mengakui bahwa beberapa jenis obat memang sedang kosong, namun secara keseluruhan stok masih mencukupi hingga dua bulan ke depan. “Kami terus berupaya menjaga ketersediaan obat dengan efisiensi dan pengadaan yang tepat waktu. Saat ini, kami prioritaskan ketersediaan minimal satu bulan untuk antisipasi lonjakan pasien,” jelasnya.

Adapun soal kebijakan penanganan COVID-19, Suyuti menuturkan bahwa topik itu tidak menjadi fokus pembahasan kunjungan. “Urusan penanganan pandemi telah menjadi bagian dari koordinasi Dinas Kesehatan. Sementara Gubernur lebih menyoroti efisiensi dan tata kelola rumah sakit,” katanya.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, Plt. Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, serta jajaran tenaga medis RSUD Doris Sylvanus. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru