Zulkifli Hasan Dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Dayak, Simbol Pengayoman dan Harapan Baru untuk Kalteng

- Publisher

Kamis, 22 Mei 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENGHARGAAN : Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendapat kehormatan besar dari masyarakat Dayak Kalimantan Tengah yang diserahkan oleh Gubernur H.Agustiar Sabran, Kamis (22/5).(IST)

PENGHARGAAN : Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendapat kehormatan besar dari masyarakat Dayak Kalimantan Tengah yang diserahkan oleh Gubernur H.Agustiar Sabran, Kamis (22/5).(IST)

PALANGKA RAYA – Dalam momen penuh makna yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (22/5/2025), Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, mendapat kehormatan besar dari masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. Tokoh yang akrab disapa Zulhas ini resmi menyandang gelar adat sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan atas kiprahnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Prosesi adat tersebut dilaksanakan dalam rangka Apel Besar yang dihadiri oleh para camat, kepala desa, lurah, damang, babinsa, serta bhabinkamtibmas se-Kalimantan Tengah. Pemberian gelar adat dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Adat Dayak (DAD), H. Agustiar Sabran, serta disaksikan oleh jajaran tokoh adat dan pejabat negara.

Baca Juga :  Ahmad Faidhar Rahman Persembahkan Emas untuk Kotim di Kejuaraan Nasional Taekwondo Yogyakarta

Selain Zulhas, sejumlah pimpinan Forkopimda Kalimantan Tengah juga turut dianugerahi gelar serupa. Di antaranya adalah Kapolda, Danrem 102/Panju Panjung, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala BIN Daerah, dan Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gelar adat yang disematkan kepada Zulhas adalah Mantir Hai Panambahan, Antang Habarun Sangkalemu, Batutuk Bulau Basilu Batu, Rangkang Duhung Pasihai, Tetes Rantai Kamara Ambu, Ngajang Lewu Mandereh Danum, yang sarat makna filosofi. Secara simbolik, gelar tersebut menggambarkan sosok pemimpin yang bijak, mampu menjaga keberlanjutan pangan, serta menjadi pengayom demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Kukuhkan IPHI Kalteng, Dorong Organisasi Jadi Kekuatan Umat dan Daerah

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa penganugerahan ini bukan sekadar formalitas adat, melainkan juga tanda bahwa Zulhas telah diterima sebagai warga kehormatan suku Dayak di Bumi Tambun Bungai.

“Ini adalah bentuk penghargaan dan penerimaan masyarakat adat Dayak terhadap beliau. Kami menaruh harapan besar agar kehadiran Pak Zulhas membawa semangat baru dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih sejahtera dan maju,” ujar Agustiar dalam sambutannya.

Dengan diberikannya gelar ini, diharapkan Menteri Zulkifli Hasan dapat menjadi bagian dari perjuangan masyarakat Kalimantan Tengah dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat pembangunan di sektor pangan dan kesejahteraan sosial. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru