PALANGKA RAYA – Dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan dan menjaga keberlanjutan ekosistem perairan, Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, memimpin kegiatan pelepasan benih ikan (restocking) di kawasan Danau Tahai, Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Rabu (21/5).
Sebanyak 125.000 ekor bibit ikan betok atau yang dikenal secara lokal sebagai ikan bapuyu dilepaskan ke perairan Danau Tahai. Benih-benih ikan ini berasal dari pembudidaya lokal yang dibina oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Dislutkan, Sri Widanarni, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pelepasan benih ikan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan hayati dan memperkuat populasi ikan di alam bebas. “Restocking menjadi bagian dari solusi ekologis untuk memastikan ketersediaan ikan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur Agustiar Sabran dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program unggulan daerah, yakni Huma Betang, yang menitikberatkan pada pelestarian sumber daya alam dan pemberdayaan masyarakat. Ia menilai bahwa kegiatan pelepasan ikan bukan hanya menjaga keberlangsungan ekosistem, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
“Kami sangat mendukung dan akan terus mendorong pelaksanaan restocking seperti ini sebagai bentuk nyata dari visi Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Bermartabat menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Lebih jauh, Gubernur Agustiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha perikanan untuk turut serta mengawasi dan menjaga kelestarian perairan.
“Saya harap kegiatan ini memberi manfaat langsung bagi nelayan dan masyarakat sekitar Danau Tahai, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, tampak hadir pula Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung serta sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Kalteng. (nr/sekaltengcom)








