PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional pemerataan pendidikan dengan menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat dan mengusulkan pendirian Sekolah Garuda Baru di wilayahnya. Inisiatif ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan berkualitas sebagai prioritas utama di seluruh penjuru negeri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo, menyatakan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program inisiatif dari Kementerian Sosial RI, dengan dukungan teknis dari Kementerian Pendidikan. Meski pembangunan fisiknya berada di bawah wewenang Kemensos, Pemerintah Provinsi tetap bertanggung jawab dalam penyediaan tenaga pengajar serta penyusunan kurikulum.
“Peran kami cukup besar. Tenaga pendidik berasal dari daerah, dan isi pengajaran pun kami siapkan sesuai standar. Pemerintah pusat berperan dalam menyediakan infrastruktur,” jelas Reza usai mendampingi kunjungan Mendikdasmen Abdul Muti di SMK Negeri 3 Palangka Raya, Jumat (9/5).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Reza menambahkan bahwa saat ini tim dari Pemerintah Provinsi tengah melakukan pemetaan dan analisis kelayakan lokasi. Selain mempertimbangkan luas lahan, pemerintah juga mengkaji aspek transportasi, keselamatan, serta kenyamanan lingkungan belajar bagi siswa.
Kabupaten Kapuas menjadi salah satu daerah prioritas dengan dua lokasi yang diajukan, satu diusulkan oleh pemerintah kabupaten dan satu oleh pemerintah provinsi. Sementara itu, di kawasan Kalampangan, Kota Palangka Raya, lahan milik Pemerintah Provinsi telah disiapkan untuk pembangunan serupa.
“Pengajuan sudah kami kirim ke Kementerian Sosial. Sekarang tinggal menunggu proses persetujuan dan tindak lanjutnya,” ucap Reza.
Selain fokus pada Sekolah Rakyat, Kalteng juga berambisi menghadirkan Sekolah Garuda Baru, institusi pendidikan unggulan yang ditujukan bagi siswa berprestasi dari seluruh wilayah provinsi. Sekolah ini dirancang dengan standar nasional dan fasilitas modern untuk menunjang kualitas belajar.
“Ini bukan perluasan dari sekolah yang sudah ada, tapi pembangunan dari nol. Kami akan ajukan secara resmi ke Kementerian Pendidikan agar Kalimantan Tengah mendapat prioritas,” kata Reza dengan tegas.
Dukungan penuh datang dari Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, yang siap memfasilitasi pembangunan dengan penyediaan lahan dan dukungan administratif.
“Semangat dari pemerintah daerah sangat tinggi. Lahan sudah ada, tinggal menunggu eksekusi,” tutup Reza.
Langkah progresif ini mencerminkan tekad Kalteng untuk tidak hanya menjadi penerima kebijakan pusat, tetapi juga pelopor dalam mempercepat transformasi pendidikan, demi membentuk generasi muda yang kompeten, tangguh, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (nr/sekaltengcom)








