Pemprov Kalteng Dorong Pelestarian Bahasa Daerah Lewat Rakor Revitalisasi

- Publisher

Senin, 5 Mei 2025 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBUTAN : Plh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng, Maskur saat menyampaikan sambutan Rapat koordinasi tahapan revitalisasi bahasa daerah yang digelar di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalteng, Senin (5/5).(IST)

SAMBUTAN : Plh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng, Maskur saat menyampaikan sambutan Rapat koordinasi tahapan revitalisasi bahasa daerah yang digelar di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalteng, Senin (5/5).(IST)

PALANGKARAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian bahasa daerah melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Tahapan Revitalisasi Bahasa Daerah yang digelar di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalteng, Senin (5/5).

Acara ini secara resmi dibuka oleh Plh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Kalteng, Maskur, yang mewakili Plt Sekretaris Daerah. Dalam sambutannya, ia menyoroti pentingnya bahasa daerah sebagai simbol identitas dan kekayaan budaya yang kini menghadapi ancaman serius akibat derasnya arus globalisasi dan perubahan sosial.

“Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga cermin nilai-nilai luhur dan sejarah masyarakat. Oleh karena itu, revitalisasi menjadi langkah krusial agar bahasa daerah kita tetap hidup dan digunakan lintas generasi,” ujar Maskur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalimantan Tengah sendiri dikenal sebagai provinsi dengan keragaman linguistik yang luar biasa, dengan puluhan bahasa dan ratusan dialek yang dituturkan oleh sekitar 2,7 juta penduduk di 14 kabupaten/kota. Maskur menekankan bahwa pelestarian bahasa lokal merupakan bagian dari tanggung jawab kolektif, khususnya di tingkat pemerintah daerah.

Baca Juga :  BKD Kalteng Gelar Kegiatan Penelitian Bagi Satuan Praja Utama Angkatan XXXII IPDN

Ia berharap rapat koordinasi ini mampu melahirkan kebijakan strategis dan langkah nyata, mulai dari pengembangan kurikulum pendidikan berbasis bahasa daerah, hingga memperluas penggunaannya dalam ruang publik dan media.

“Kita juga harus fokus pada generasi muda sebagai pewaris bahasa. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tapi dorongan agar bahasa daerah kembali digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di sekolah,” imbuhnya.

Tahun 2025 ini, dua bahasa lokal tambahan yakni Melayu Dialek Sukamara dan Tawoyan resmi masuk ke dalam program revitalisasi. Sementara sejumlah bahasa yang telah direvitalisasi tahun sebelumnya seperti Dayak Ngaju, Maanyan, Ot Danum, Kotawaringin, Bakumpai, Katingan, Siang, dan Sampit, akan kembali diperkuat untuk memastikan proses revitalisasi berjalan berkesinambungan.

Baca Juga :  Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

“Penambahan ini bertujuan memperluas cakupan bahasa yang dilindungi, sekaligus memperkuat semangat keberagaman. Kita ingin semua bahasa dan budaya lokal punya tempat yang layak dalam tatanan kehidupan modern,” tegas Maskur.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng Sukardi Gau mengungkapkan bahwa bahasa-bahasa daerah di Kalteng merupakan warisan tak ternilai dari para leluhur. Ia menyebut revitalisasi sebagai salah satu cara merawat peradaban, dari masa lalu hingga masa depan.

“Bahasa adalah bagian dari peradaban. Melestarikannya berarti kita menjaga jejak sejarah dan memperkuat jati diri generasi berikutnya,” tuturnya.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri sejumlah pejabat pusat, seperti Kepala Bidang Fasilitasi dan Advokasi Bahasa dan Sastra Adi Budiwiyanto dari Kemendikbudristek, serta Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra Dora Amalia yang hadir secara daring.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB