PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran ajak jurnalis berjoging di bundaran besar Palangka Raya. Kegiatan ini dihadiri wakil Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, beserta jajaran perangkat daerah provinsi. Sabtu sore, 3 Mei 2025.
Usai joging bersama dan menyapa masyarakat, Gubernur menggelar dialog santai bersama jurnalis di halaman Istana Isen Mulang. Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung menyampaikan pengantarnya, bahwa kegiatan ini sebagai silaturahmi dalam rangka mendukung menyamakan persepsi terhadap pembangunan di provinsi Kalimantan Tengah, dan ajang saran masukan.
“Gubernur prioritas Kartu Huma Betang, saat ini dalam proses mendata, memverifikasi, dan membangun aplikasi digitalnya dan dieksekusi di tahun 2026, serta saat ini sedang disusun anggaran untuk RKPD 2026,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Muhammad Qodari turut menyapa para jurnalis, bahwa Palangka Raya memiliki perkembangan yang baik dengan adanya bundaran besar.
“Senang melihat perkembangan kota ini terutama tempat ini spesial, di sini warga bisa olahraga pagi sore, santai hiburan, dan bisa bertemu masyarakat. Apalagi ruang terbuka hijau, akan nyaman bagi semua kalangan,” kata Qodari.
Ia berkomentar bahwa kegiatan berolahraga menjadi tujuan menjaga kesehatan, dan sebagai upaya preventif menjaga diri dari penyakit. Terlebih lagi saat ini Presiden Prabowo menggalakkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Saya melihat dua hal, rakyat Kalteng harus sehat, dan sudah dicontohkan dengan olahraga. Ini sejalan dengan program pemerintah Prabowo, ini preventif melalui CKG. Semua puskesmas sudah disediakan program CKG, sebelumnya dipakai hanya saat ultah, tapi sekarang bisa setiap saat,” tuturnya.
Qodari berharap masyarakat Kalteng terus disosialisasikan tentang CKG, agar dapat meningkatkan persentase CKG meningkat, bahkan tertinggi se-Indonesia.
“Kita imbau masyarakat bisa menggunakan sebanyaknya fasilitas CKG ini, bisa dicari cara agar persentase penggunaan CKG lebih besar. Ini membantu program Pak Prabowo di program kesehatan, karena jika ada gejala bisa dicegah maupun diobati dengan cepat,”
“Saat ini persentase masih rendah, dan sosialisasi masih kurang, dan yang tau program ini pun banyak yang takut. Mari kita sosialisasikan, karena CKG ini ada anggarannya, 4,2 triliun anggaran nasional,” sebutnya.
Gubernur Agustiar juga menyampaikan tanggapannya, bahwa Kalteng juga mendukung Cek Kesehatan Gratis di Bumi Tambun Bungai. “Kami akan launching pada tanggal 23 Mei nanti, bertepatan ulang tahun Kalimantan Tengah,” singkatnya.
Gubernur juga mengapresiasi atas kehadiran jurnalis dalam silaturahmi melalui olahraga joging di bundaran besar. Olahraga bersama menjadi semangat berkolaborasi membangun Kalimantan Tengah.
“Sangat bahagia bisa bertemu, kita kolaborasi membangun Kalimantan Tengah. Kalau kita berkolaborasi seperti ini, untuk menyamakan persepsi, membangun persahabatan, dan kami juga membuka ruang bagi wartawan jika ada masukan saran dan kritik,” tutupnya. (dcc/sekaltengcom)








