Gubernur Agustiar Sabran Ajak Warga Kalteng Aktif Garap Sektor Pertanian

- Publisher

Rabu, 23 April 2025 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HADIRI : Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran saat menghadiri Gerakan Tanam Padi Secara Serentak di 14 Provinsi Sentra Utama Padi secara virtual dengan Presiden RI dan Menteri Pertanian RI dari Desa Lempuyang Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotim Rabu (23/4).(IST)

HADIRI : Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran saat menghadiri Gerakan Tanam Padi Secara Serentak di 14 Provinsi Sentra Utama Padi secara virtual dengan Presiden RI dan Menteri Pertanian RI dari Desa Lempuyang Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotim Rabu (23/4).(IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran, mengimbau masyarakat agar lebih aktif mengambil peran dalam bidang pertanian sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang ekonomi yang menjanjikan.

Dalam sejumlah pertemuan dan dialog bersama warga, Agustiar menyampaikan bahwa pertanian bukan sekadar kegiatan tradisional, melainkan sektor produktif yang mampu memberikan penghasilan besar jika dikelola secara serius dan modern.

“Bayangkan saja, dari satu hektare sawah bisa dihasilkan pendapatan hingga Rp65 juta. Apalagi kalau bisa panen tiga kali dalam setahun, tentu sangat menjanjikan,” ujar Agustiar saat menghadiri secara virtual kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak di 14 provinsi sentra padi utama bersama Presiden RI dan Menteri Pertanian dari Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rabu (23/4).

Ia juga menekankan pentingnya perubahan paradigma terhadap dunia pertanian. Agustiar menyatakan bahwa menjadi petani saat ini tidak lagi identik dengan pekerjaan berat dan kurang menguntungkan. Dengan dukungan teknologi, mekanisasi, serta akses ke pasar dan permodalan, profesi petani kini memiliki prospek cerah.

“Tidak ada alasan untuk merasa minder menjadi petani. Ini profesi yang mulia dan sangat strategis. Dengan inovasi dan tekad, petani bisa menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan sejahtera,” tambahnya.

Baca Juga :  TIDAR FC Angkat Trofi Bupati Cup Kobar, Rizky Aditya Sebut Turnamen Jadi Ruang Pembinaan dan Persaudaraan

Kalimantan Tengah sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu daerah yang diproyeksikan menjadi lumbung pangan nasional di luar Pulau Jawa. Pemerintah pusat menaruh harapan besar pada wilayah ini untuk memperluas produksi pangan, khususnya padi, serta meningkatkan hasil komoditas pertanian lainnya seperti jagung, hortikultura, dan tanaman pangan lokal.

“Program revitalisasi pertanian di Kalteng juga didukung oleh penguatan infrastruktur irigasi, pelatihan bagi petani muda, serta pendampingan dari penyuluh pertanian untuk mendorong transformasi sektor ini menjadi lebih modern dan kompetitif,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Pemkab Lamandau Gelontorkan Rp15,1 Miliar untuk BPJS Gratis, Puluhan Ribu Warga Dijamin Berobat Tanpa Biaya
Pemkab Kotim Tegaskan Lahan Yonif TP 923/Mentaya Milik TNI, Bukan Area Sengketa
Agustiar Sabran Ajak Pers Kawal Pembangunan Kalteng, Soroti Transparansi hingga Infrastruktur
Pembatasan Penjualan BBM di Palangka Raya Belum Berlaku, Pemkot Masih Lakukan Evaluasi
Transaksi Tembus Triliunan, Misi Dagang Jatim-Kalteng Buka Keran Investasi dan Hilirisasi
Pemkab Lamandau Matangkan APBD 2026, BPKP Turun Tangan Awasi Perencanaan
Pemprov Kalteng Perketat Penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Gubernur Kalteng Tegaskan Transparansi, Peran Pers sebagai Mitra Kritis Pembangunan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:38 WIB

Pemkab Lamandau Gelontorkan Rp15,1 Miliar untuk BPJS Gratis, Puluhan Ribu Warga Dijamin Berobat Tanpa Biaya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:39 WIB

Pemkab Kotim Tegaskan Lahan Yonif TP 923/Mentaya Milik TNI, Bukan Area Sengketa

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:41 WIB

Agustiar Sabran Ajak Pers Kawal Pembangunan Kalteng, Soroti Transparansi hingga Infrastruktur

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:41 WIB

Pembatasan Penjualan BBM di Palangka Raya Belum Berlaku, Pemkot Masih Lakukan Evaluasi

Kamis, 23 April 2026 - 18:14 WIB

Transaksi Tembus Triliunan, Misi Dagang Jatim-Kalteng Buka Keran Investasi dan Hilirisasi

Berita Terbaru