PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Edy Pratowo membuka Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalteng, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, Minggu (13/4).
Dalam sambutannya Wagub mengatakan NU merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia sejak berdirinya pada tanggal 31 Januari 1926. Sebagai organisasi yang besar Nahdlatul Ulama telah banyak berkontribusi pada negara dan daerah. Nahdlatul Ulama juga telah lama menjadi pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Dengan semangat keislaman yang moderat dan inklusif, Nahdlatul Ulama senantiasa hadir sebagai pengayom dan pembimbing umat, serta sebagai mitra Pemerintah dalam membangun masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” sampai Edy Pratowo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya berharap melalui Muskerwil PWNU ini, dapat melahirkan gagasan serta program kerja yang membawa kemanfaatan bagi warga NU khususnya dan masyarakat Provinsi Kalteng pada umumnya.
“Saya juga berharap Muskerwil kali ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang efektif dan inovatif, serta dapat menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi oleh umat dan bangsa,” kata Edy Pratowo.
Ia juga mengatakan Pemerintah Provinsi Kalteng akan selalu mendukung dan bersinergi dengan PWNU dalam melaksanakan program-program kerja yang telah dirumuskan dan disusun, khususnya dalam bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan ekonomi umat, penguatan nilai-nilai agama dan kebangsaan, serta kegiatan-kegiatan keagamaan yang positif.
“Kepada seluruh jajaran Pengurus Nahdlatul Ulama dan stakeholder, saya meminta agar senantiasa membangun komitmen kebersamaan yang berorientasi pada urusan keumatan,” pungkasnya.
Turut hadir Plt Kakanwil Kemenag Kalteng Hasan Basri, Plt Sekda Kalteng M Katma F Dirun, Ketua PWNU Kalteng Wahyudie F Dirun, Ketua MUI Kalteng, Ketua PW Muhammadyah Kalteng, Ketua LDII Kalteng, Ketua FKUB Kalteng, Ketua IPHI Kalteng, serta seluruh pengurus Banom dan Lajenah NU Wilayah Kalteng. (nr/sekaltengcom)








