Staf Ahli Yuas Elko Hadiri Rilis BPS Kalteng terkait Inflasi dan Indeks Harga pada Maret 2025

- Publisher

Selasa, 8 April 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko.(IST)

Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko.(IST)

PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko hadiri konferensi pers Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, terkait indeks harga Maret 2025. Selasa, 8 April 2025.

Kepala BPS Kalteng Agnes Widiastuti menjelaskan, indeks perubahan harga pada Maret 2025 dipengaruhi beberapa faktor.

“Tarif listrik kembali normal setelah diskon pemerintah. Selama Ramadan permintaan komoditas makanan meningkat seperti bumbu makanan karena seiring banyaknya pedagang musiman takjil. Bawang merah naik akibat stok berkurang di Jawa, dan belum masuk masa panen, produksi turun karena hujan. Serta harga emas dunia meningkat jelang hari raya, kecenderungan masyarakat membeli perhiasan,” paparnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentang inflasi, Provinsi Kalimantan Tengah pada Maret 2025 inflasi bulan ke bulan 1,71% (Maret 2025 terhadap Februari 2025). Secara tahun ke tahun, Kalteng inflasi 1,33% dan inflasi tahun Kalender 0,68%.

Baca Juga :  Kepala Bapperida Kalteng Dampingi Gubernur Tinjau Pelabuhan Mentaya Sampit

“Pada inflasi bulanan, inflasi terbesar terjadi di perumahan air listrik dan bahan bakar rumah tangga. Komoditas andil bulanan tarif listrik dengan 1,30% dan bahan bakar rumah tangga 1,33%” ungkapnya.

Dari segi komoditas bumbu, secara bulan ke bulan inflasi Cabai rawit Kalteng di angka 0,15%. Angka ini menunjukkan Cabai rawit mengalami inflasi di seluruh sampel kota. Di sampel kota Sampit (0,14) , Palangka Raya (0,09), Sukamara (0,07) dan Kapuas (0,25).

Menanggapi hal ini, Yuas Elko menyarankan agar digalakkan gerakan tanam cabai, sehingga tidak hanya mengandalkan konsumsi beli di pasar, tetapi juga bisa memiliki pertanaman sendiri di rumah.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Canangkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pelajar di Palangka Raya

“Masyarakat sebenarnya bisa menggalakkan gertam cabai di pekarangan, tapi jangan sampai menanam saat inflasi saja, tetapi memang dirawat dengan baik. Kemudian pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga melakukan pengecekan Rice Milling Unit (RMU) untuk memastikan pengolahan beras secara optimal, dan pemprov sudah membuat pabrik pakan ternak, yang diharapkan petani bisa mendapatkan harga pakan murah sehingga dapat meningkatkan produktivitas komoditas daging ayam,” tuturnya.

Sementara itu kepala BPS menambahkan, agar pemprov Kalteng dapat melakukan pemetaan sebaran sentra petani cabai di Kalimantan Tengah, dengan pengawasan penanaman yang rutin dan teratur sehingga produksi terkontrol dan pasokan terjamin. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru