Kadisbun Kalteng Sampaikan Isu Strategis Pembangunan Perkebunan Kepada Anggota Komisi I DPD RI

- Publisher

Selasa, 25 Maret 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DISKUSI : Anggota Komisi I DPD RI Dapil Kalteng Agustin Teras Narang berdiskusi dengan Kadisbun Provinsi Kalteng H. Rizky Ramadhana Badjuri dan jajaran, saat berkunjung ke kantor Disbun, Selasa (25/3).(IST)

DISKUSI : Anggota Komisi I DPD RI Dapil Kalteng Agustin Teras Narang berdiskusi dengan Kadisbun Provinsi Kalteng H. Rizky Ramadhana Badjuri dan jajaran, saat berkunjung ke kantor Disbun, Selasa (25/3).(IST)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Perkebunan menerima kunjungan Anggota Komisi I DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng Agustin Teras Narang, dan diterima secara langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) H. Rizky Ramadhana Badjuri dan jajaran, bertempat di ruang rapat Kadisbun, Selasa (25/3).

Dalam pengantar singkatnya, Anggota Komisi I DPD RI Dapil Kalteng Agustin Teras mengatakan, kunjungan tersebut dilakukannya dalam rangka reses masa sidang IV tahun sidang 2025, guna menyerap aspirasi serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk percepatan tercapainya pembangunan nasional.

“Saya Komisi I DPD RI menangani hal-hal berkaitan dengan masalah pemerintahan daerah. Saat ini kami sedang fokus pada tata ruang, dan kalau berbicara tata ruang tentu berhubungan dengan pemanfaatannya, salah satunya adalah di perkebunan,” kata Teras Narang.

Dirinya mengatakan, Kalau melihat pengaturan yang ada, maka tata ruang dimanapun harus diupdate dan Peraturan Daerah (Perda) tahun 2015 semestinya pada tahun 2020 harus dilakukan perubahan, berdasarkan pada lahan yang memang sudah dikuasai.

“Dari informasi yang disampaikan oleh pihak Kehutanan, berdasarkan Perda Kalteng Nomor 5 tahun 2015 jumlah luasan kawasan hutan 82 persen berkurang dari yang ada. Selanjutnya, ia berharap perekonomian akan jauh lebih baik lagi,” ujar Teras Narang.

Sementara Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng H. Rizky Ramadhana Badjuri memaparkan beberapa isu strategis pembangunan perkebunan di Kalteng antara lain status kawasan, regulasi, fasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar (FKPMS), gangguan usaha perkebunan dan konflik perkebunan, dana bagi hasil (DBH) sawit, serta diversifikasi dan penguatan komoditas unggulan non sawit.

Baca Juga :  Anggaran Setda Kotim Turun Drastis, Fokus ke Efisiensi dan Transformasi Digital

“Dari semua komoditas perkebunan Kalteng, harus kita akui bahwa kelapa sawit menempati posisi utama sebagai komoditas primadona, dan berdasarkan data BPS Provinsi Kalteng PDRB Kalteng sebesar 15 hingga 20 persen disumbang oleh sub sektor perkebunan,” kata Rizky.

Dirinya mengatakan, Meskipun Kalteng dikenal sebagai salah satu provinsi penghasil sawit terbesar ketiga di Indonesia, Pemerintah Provinsi Kalteng juga melakukan diversifikasi dan penguatan komoditas unggulan non sawit, khususnya komoditas kakao.

“Selain kelapa sawit kita juga melakukan diversifikasi dan penguatan komoditas unggulan seperti kakao,” tutupnya.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Plt. Sekretaris sekaligus Kepala Bidang PUPKP3 Muhamad Rusan, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran H. Achmad Sugianor, Kepala Bidang Perbenihan dan Budidaya Jayan Wahyudi, serta Kepala UPT Balai Perlindungan Perkebunan Dan Pengawasan Benih (BP3B) David Hariyanto. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru