PALANGKA RAYA – Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, saat menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna di DPRD Kalteng, Rabu (5/3) terkait misi dan Program untuk meningkatkan pendidikan berbasis prinsip belom bahadat dan pendidikan gratis.
Menanggapi pidato tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Gubernur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan.
“Beliau menekankan pentingnya peningkatan SDM dengan tetap memperhatikan prinsip belom bahadat, yaitu hidup sesuai aturan tertulis maupun tidak tertulis yang berlaku dalam adat Dayak,” ujar Reza Prabowo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya juga menyoroti keselarasan visi Gubernur dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mendukung kebijakan makan bergizi gratis serta penciptaan lapangan kerja. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalteng akan menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan bahwa program tersebut dapat dijalankan secara efektif.
“Kami mengapresiasi rencana peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera, yang mencakup bantuan sosial di sektor pendidikan. Instrumen kebijakan itu sudah kami siapkan, dan kami siap mendukung serta menyukseskan janji politik Gubernur,” ujar Reza.
Terkait program sekolah dan kuliah gratis, Reza menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng telah menyiapkan anggaran dan akan segera meluncurkan program tersebut dalam waktu dekat, sesuai janji Gubernur Agustiar Sabran.
“Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap program beasiswa Tabe, terutama dari masukan masyarakat, agar program ini lebih optimal dan tepat sasaran. Kebijakan satu sarjana dalam satu keluarga harus kita wujudkan demi meningkatkan kualitas SDM Kalteng,” pungkasnya. (nr/sekaltengcom)








