Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Apresiasi FGD Bank Tanah, Diskusi Pemanfaatan Lahan Bagi Ekonomi, Sosial, dan Masyarakat

- Publisher

Rabu, 26 Februari 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapperida Kalteng Leonard S. Ampung saat memyampaikan amanah gubernur.(IST)

Kepala Bapperida Kalteng Leonard S. Ampung saat memyampaikan amanah gubernur.(IST)

PALANGKA RAYA – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Prov. Kalteng Leonard S. Ampung, hadir menyampaikan salam Gubernur Kalteng Agustiar Sabran atas FGD dan Sosialisasi Badan Bank Tanah di Best western Hotel. Rabu, 26 Februari 2025.

Adapun kegiatan ini sekaligus persiapan Penyusunan Proposal Pelepasan Hutan Produksi Konversi Tidak Produktif (HPK-TP) untuk Ketahanan Pangan dan Energi, serta Rencana Perolehan Tanah yang Telah Dikeluarkan dari Kawasan Hutan (APL) di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Leo mengapresiasi forum ini sebagai langkah strategis, karena untuk memanajemen pemanfaatan tanah di Kalimantan Tengah yang sangat luas secara maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelepasan Hutan Produksi Konversi Tidak Produktif sendiri merupakan upaya untuk mengalihfungsikan lahan yang tidak produktif, menjadi lahan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua Dekranasda Kalteng Terima Kunjungan Kerja Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura

Leo menjelaskan beberapa waktu ini Pemerintah Kalimantan Tengah sedang fokus untuk mensinergikan antara Asta cita dengan RPJMN RPJMD dan juga visi misi Gubernur terpilih.

Beberapa hal diskusikan dalam RPJMD Kalimantan Tengah 2025-2029 mengacu pada misi visi Gubernur 2025-2030 bahwa Kalteng Kalteng sebagai pusat pangan nasional dan juga pusat konservasi internasional, sekaligus sebagai hilirrisasi dan industrialisasi sumber daya alam.

“Kami berharap kehadiran badan Bank Tanah ini mendorong dari sisi pengelolaan aset agar lebih efektif dan transparan, sehingga bisa dimanfaatkan optimal untuk Kalimantan Tengah sinergi dengan visi pak Gubernur baru Kalimantan Tengah “Berkah Maju dan Bermartabat” 2025-2030 dan dengan memanfaatkan kondisi sumber daya alam untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” harapnya.

Leo juga berharap terhadap rencana perolehan tanah yang telah dikeluarkan dari kawasan hutan (APL) perlu dikelola dengan baik, agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dengan tidak mengesampingkan kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba Lewat BNN Run

Deputi Bidang Perencanaan Strategis dan Pengadaan Tanah Badan Bank Tanah Perdananto Aribowo, menjelaskan peran Bank Tanah sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah.

Ariwibowo mengatakan selama tiga tahun lebih bank tanah bertugas, sudah memperoleh luasan tanah 33.000 ha yang tersebar di dua puluh satu provinsi dan tiga puluh sembilan kabupaten dan kota”, ungkap Perdananto.

Ia menerangkan pelepasan HPK-TP memberikan hak kepentingan pada entitas, yaitu seperti masyarakat, pemerintah provinsi maupun kabupaten kota dalam kegiatannya, termasuk ketahanan pangan dan energi.

Tambahnya, seperti contoh pada salah satu lokasi Bank Tanah telah dikeluarkan untuk kepentingan statistik nasional.

“Antara lain Bandara VVIV di Panajam Paser Utara dan juga untuk jalan bebas hambatan untuk instansi dan tentu untuk reforma agraria”, tambahnya. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru