Pemprov Kalteng Petakan Potensi Kerja Sama Antar Daerah, Atasi Keterbatasan Pembangunan dan Kelola Sumber Daya Daerah

- Publisher

Selasa, 25 Februari 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Kerjasama, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Setda Prov Kalteng Achmad Hairudin bersama Narsum dan peserta.(IST)

Kepala Bagian Kerjasama, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Setda Prov Kalteng Achmad Hairudin bersama Narsum dan peserta.(IST)

Pemprov Kalteng Petakan Potensi Kerja Sama Antar Daerah, Atasi Keterbatasan Pembangunan dan Kelola Sumber Daya Daerah

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, menyelenggarakan Rapat pemetaan dan pembahasan potensi kerja sama daerah, di Aula Neo Hotel Palangka Raya.

Rapat ini berdasarkan amanat Pasal 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 tahun 2020, yang menegaskan bahwa daerah yang menyelenggarakan kerja sama wajib melakukan identifikasi dan pemetaan urusan pemerintahan yang akan dikerjasamakan berdasarkan potensi daerah. Selasa, 25 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt. Sekda Kalteng yang diwakili oleh Kepala Bagian Kerjasama, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Setda Prov Kalteng Achmad Hairudin, menerangkan bahwa Identifikasi dan pemetaan bertujuan mengatasi keterbatasan pemerintah daerah atas ketersediaan sumber daya daerah, menentukan prioritas utama yang akan dikerjasamakan, serta melihat potensi daerah.

Baca Juga :  Perencanaan Berbasis Data, Senjata Ampuh Dongkrak Mutu Pendidikan Kotim

“Provinsi Kalimantan Tengah memiliki potensi yang dapat dikembangkan lebih jauh melalui kerja sama daerah. Namun tanpa perencanaan yang matang dan optimal potensi ini tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Hairudin.

Ia mengatakan, kerja sama daerah jika dirancang dan dikelola dengan baik maka akan menjadi jembatan untuk mengatasi berbagai keterbatasan daerah.

Saat ini pun pembangunan menghadapi tantangan kompleks yang membutuhkan pendekatan inovatif serta kolaboratif. Suatu daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi permasalahan pembangunan tersebut.

“Pemerintah daerah harus mengidentifikasi kekuatan dan keunggulan berdasarkan potensi dan karakteristik daerahnya, sekaligus kelemahan dan peluang yang ada. Hal ini dilakukan dengan pemetaan potensi dan urusan pemerintahan. Sehingga dapat menghasilkan proyeksi rancangan pembangunan yang jelas dan kerja sama daerah efisien,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Kotim Hadiri Acara Pemilihan Duta Museum Sampit

Dijelaskan oleh Analis Kebijakan Ahli Muda, Bagian Kerja Sama, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Setda Prov. Kalteng Dina Fitriani, rapat ini untuk mengidentifikasi urusan pemerintahan yang dapat dikerjasamakan baik dengan daerah lain maupun dengan pihak ketiga.

“Selain itu dengan menyusun daftar rencana program dan kegiatan kerja sama daerah yang dapat diintegrasikan ke dalam RPJMD dan RKPD, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan daerah,” jelasnya.

Narasumber yang memberikan panduan rapat ini yaitu oleh konsultan yang bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri dalam menyusun pedoman pemetaan kerjasama daerah, Ferry Yuniver. (dcc/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru