Antisipasi Lonjakan Harga, Pemprov Kalteng Lakukan Penyediaan Stok Bapok Jelang Ramadan 2025

- Publisher

Senin, 24 Februari 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Gubernur Ekkeubang Yuas Elko saat menyimak arahan dalam rapat koordinasi pengendalian Inflasi.(IST)

Staf Ahli Gubernur Ekkeubang Yuas Elko saat menyimak arahan dalam rapat koordinasi pengendalian Inflasi.(IST)

PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko menyimak rapat pengendalian Inflasi bersama Menteri Dalam Negeri, yang dipimpin oleh Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir secara virtual. Aula Bajakah, Senin, 24 Februari 2025.

Tomsi menegaskan bahwa rapat ini berfokus pada daerah yang kerap mengalami kenaikan harga saat Ramadan dan Idul Fitri. Pemerintah berharap untuk Ramadan tahun ini betul-betul dapat mengendalikan harga untuk masyarakat

“Oleh sebab itu kita hanya bicara daerah mana dan barang apa yang naik harganya. Teman-teman di daerah akan kami tunjuk secara bergiliran dan kami berharap upaya-upayanya jelas konkret sebagai juru bicara nanti dari pemerintah daerah itu mewakili teman-teman forkopimda di situ,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tomsi juga akan memantau bagaimana prediksi kenaikan harga di daerah terdampak, hasil upaya konkret, serta target dari setiap kepala daerah.

“Kita bisa memperkirakan pada awal Ramadan nanti bahwa kita mampu untuk mengendalikan Inflasi tahun ini untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” Ujarnya.

Dijelaskan oleh Plh. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Habibullah, Tinjauan inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu ketiga Februari 2025 secara historis sebagian besar kabupaten kota IHK mengalami inflasi pada bulan Ramadan yang dominan terjadi di kabupaten kota di luar pulau Jawa dan Sumatera.

Baca Juga :  Hari Jadi ke-67, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran Serukan Pembangunan Kalteng Bermartabat

Pada Maret 2024 (Ramadan), 136 kabupaten/kota mengalami inflasi pada Kabupaten Nabire (1,86), Kota Kotamobagu (1,72), Kabupaten labuhanbatu (1,62), Kabupaten kerinci (1,41), kabupaten Sumbawa (1,31).

“Selama 5 tahun terakhir selalu terjadi inflasi pada momen Ramadan kelompok: makanan, minuman dan tembakau dengan andil terbesar. Kecuali pada tahun 2020 yang bersamaan dengan covid 19,” jelas Habibullah.

Pada bulan Ramadan 2024 (Maret), terjadi inflasi 0,52% dengan andil kelompok makanan minuman dan tembakau sebesar 0,41%. Adapun pada Maret 2024 komoditas dengan andil terbesar yaitu telur ayam ras, daging ayam ras beras cabe rawit dan bawang putih.

Inflasi bulan ke bulan regional Sumatera, tertinggi yaitu Sumatera Utara 0,72%, regional Jawa di Banten 0,98%, regional Kalimantan yaitu Kalimantan Tengah 0,66%, regional Bali Nusa Tenggara yaitu di Bali 0,93%, regional Sulawesi yaitu Sulawesi Utara 1,07% regional Maluku Papua yaitu Papua Tengah 1,01%.

“Indeks perkembangan harga (IPH) pada minggu ketiga Februari 2025, terdapat 8 provinsi yang mengalami kenaikan IPH dan 30 provinsi yang mengalami penurunan IPH dibanding bulan sebelumnya. komoditas penyumbang andil kenaikan IPH di 8 provinsi tersebut yaitu cabai merah, cabe rawit, dan beras,” sebut Habibullah.

Baca Juga :  Disdik Kotim Perketat Proses Renovasi Sekolah, Utamakan Data Akurat dan Koordinasi Lintas Bidang

Dari andil komoditas utama, IPH tertinggi di Sumatera yaitu Kab. Kepulauan Mentawai dengan nilai perubahan IPH 7,57%, komoditas cabai merah, daging ayam ras.

“Di Pulau Jawa, kenaikan IPH terjadi di 5 kabupaten kota, tertinggi di Kab. Bangkalan dengan andil beras, cabe merah, dan cabe rawit. Sedangkan di luar Pulau Jawa dan Sumatera, tertinggi IPH di Papua Selatan yaitu Kab. Boven Digoel dengan nilai perubahan 6,94% yang didominasi oleh cabe merah, daging sapi, cabe rawit,” paparnya.

Sementara itu Aula Bajakah, Yuas menanggapi hal ini berkoordinasi dengan TPID serta kabupaten kota agar melakukan penyediaan stok terkait komoditas yang disebutkan oleh BPS pusat.

“Ini kita lakukan untuk menjaga inflasi agar terkendali dan masyarakat bisa menikmati harga yang wajar. Kita harus menyediakan stok dan mengantisipasi lonjakan harga, sehingga inflasi kita tidak naik dan stabil selama Ramadan,” tuturnya.

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB