Disbun Kalteng Gelar Rapat Penetapan Harga TBS Periode II Bulan Januari 2025

- Publisher

Rabu, 5 Februari 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIMPIN : Kadisbun Provinsi Kalteng H. Rizky R. Badjuri saat memimpin rapat penetapan harga TBS di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng, Rabu (5/2).(IST)

PIMPIN : Kadisbun Provinsi Kalteng H. Rizky R. Badjuri saat memimpin rapat penetapan harga TBS di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng, Rabu (5/2).(IST)

PALANGKA RAYA–Periode kedua Bulan Januari 2025, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Perkebunan menggelar Rapat Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun, bertempat di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng, Rabu (5/2).

Pada rapat perhitungan harga periode II bulan Januari 2025 berlaku untuk tanggal 16 s.d. 31 Januari 2025, telah ditetapkan harga Minyak Sawit (CPO) sebesar Rp13.628,93, untuk Inti Sawit (PK/Palm Kernel) sebesar Rp10.881,36, sedangkan indeks “K” menggunakan periode I yaitu 91,58 persen.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng H. Rizky Badjuri mengatakan, harga TBS Kalteng masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan harga yang ditetapkan oleh Provinsi Kalimantan Barat.

“Meskipun ada penurunan, namun secara umum harga TBS di Provinsi Kalteng masih lebih tinggi dari harga di provinsi tetangga kita Kalbar, Oleh karena itu, mari kita bersama-sama berupaya untuk terus memperkuat sinergisitas dengan pelaku industri dan petani, agar menjaga stabilitas harga ini,” kata Rizky

Menurutnya dari hasil perhitungan yang telah dilakukan tim Pokja Penetapan Harga, maka harga TBS kelapa sawit produksi pekebun mitra untuk periode II bulan Januari 2025 pada semua umur tanaman adalah sebagai berikut: pada umur tanaman tiga tahun Rp 2.376,73, umur empat tahun Rp 2.593,86, umur lima tahun Rp 2.802,73, dan umur enam tahun Rp 2.884,34.

“Selanjutnya, umur tujuh tahun Rp 2.942,23, pada umur delapan tahun Rpv3.071,27, untuk umur sembilan tahun Rp 3.152,62, dan pada umur 10 – 20 tahun Rp 3.250,65,” lanjut Rizky.

Baca Juga :  Soal Minyakita, Kemendag RI Akan Terapkan Pasang Banner HET Rp15.700 di Pengecer

Dirinya menginformasikan pula, bahwa usai kegiatan rapat penetapan harga TBS, dilanjutkan dengan Sosialisasi Aspek Perpajakan Koperasi Plasma, yang sampaikan oleh narasumber Fitria Husnatarina dari Universitas Palangka Raya.

“Selain rapat penetapan harga TBS kita juga dilakukan sosialisasi aspek perpajakan koperasi plasma,” tutupnya.

Hadir dalam rapat tersebut dari GAPKI Kalteng, mewakili Biro Ekonomi Setda Provinsi Kalteng, Tim Pokja Penetapan Harga TBS, perusahaan mitra, Forum Petani Sawit, petani mitra dan perwakilan koperasi, Akademisi, serta dinas yang membidangi perkebunan kabupaten/kota se Kalteng. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru